Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin kembali mengenakan pakaian ciri khasnya ketika memulai kerja di Kantor Wakil Presiden. Meski mengenakan jas berwarna biru, namun Maruf tetap mengenakan sarung dengan warna senada.
Dari foto yang diberikan oleh Sekretariat Wapres, Maruf tampak berjalan di dalam Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019). Maruf terlihat mengenakan jas biru, kemeja putih dan sarung motif yang juga berwarna biru. Tak lupa ia kalungkan sorban putih serta peci hitam.
Dalam kesempatan itu, Maruf baru saja memberikan pengarahan kepada stafnya di Kantor Wapres. Setelah itu barulah ialah berangkat menuju Istana Merdeka untuk mengikuti sidang kabinet perdana bersama Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Maruf yang didampingi oleh Kepala Sekretariat Wapres Mohammad Oemar diantarkan dengan menggunakan kendaraan buggy menuju Istana Merdeka.
Ini kali pertama Maruf mengenakan sarung usai dilantik menjadi wakil presiden RI untuk periode 2019-2024. Sebelumnya Maruf harus mengenakan stelan jas lengkap.
"Yang pertama saya mohon maaf pakai pakaian lengkap karena saya oleh pak presiden meminta saya untuk ke Jepang menghadiri penobatan kaisar Jepang," ujar Maruf setelah melakukan serah terima jabatan di Istana Wapres, Senin (24/10/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Kronologi Penembakan Pesawat Smart Air di Papua: Pilot dan Kopilot Gugur Usai Mendarat
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan
-
Hasto PDIP Tegaskan Bencana Adalah Teguran atas Kebijakan Masa Lalu, Harus Evaluasi Total!
-
Teror Cairan Kimia di Cempaka Putih: Saat Pelajar Jadi Korban Serangan Acak Teman Sebayanya
-
Isak Tangis di Pusara Kopilot Smart Air: Keluarga Pertanyakan Keamanan Bandara Usai Penembakan KKB
-
KPK Minta Saksi Lapor ke Dewas Terkait Dugaan Penyidik Minta Uang Rp10 Miliar