Suara.com - Rais Syuriah PCNU Australia Nadirsyah Hosen atau yang akrab disapa Gus Nadir menyindir cuitan Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu soal tugas menteri yang tertukar.
Mulanya, Said Didu melalui jejaring Twitter pribadinya, menanggapi artikel tentang Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid melaporkan 32 akun medsos ke Polda Metrojaya lantaran menyebar fitnah kepada dirinya terkait konten pornografi.
Atas kejadian itu, Said Didu berasumsi, Wamenag telah mengambil alih tugas Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo).
Sama halnya dengan Menteri Agama yang dianggap bertukar tugas dengan Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam).
"Ini tertukar lagi. Wamenag ambil alih tugas Menkominfo, Menag ambil tugas BNPT, Menkopolhulam ambil tugas Menag. Au ah gelap" cuit Said Didu, Minggu (27/10/2019).
Seketika cuitan tersebut memantik respons warganet, tak terkecuali dengan Gus Nadir.
Dosen Monash University itu menyayangkan sikap Said Didu yang terlalu gegabah memberikan komentar. Sebab baginya, untuk memberikan pendapat, seorang perlu bukti dan data pendukung.
"Om @msaid_didu kenapa untuk kesekian kalinya terburu-buru komen tanpa paham konteks dan isi berita? Data & argumen Anda tolong diperkuat", kata Gus Nadir, Senin (28/10/2019)
Untuk itu, Gus Nadir meminta Said Didu setop memberikan komentar menyudutkan karena sakit hati.
Baca Juga: Menkopolhukam Punya Hak Batalkan Kebijakan Menteri, Ini Alasannya
Ia juga meminta Said Didu untuk memahami isi pemberitaan terlebih dahulu sebelum berkomentar, supaya tak membuat warganet salah tafsir.
"Nyinyir atas dasar sakit hati tolong dikurangin. Terus baca deh pelan-pelan isi beritanya. Seribu lebih yang klik like jadi dungu berjamaah gara-gara anda," terang Gus Nadir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan
-
Pakar UGM Kritik Serangan AS ke Iran: Ada Standar Ganda Soal Nuklir Israel
-
Solidaritas Tanpa Batas: Warga Iran Tetap Bela Palestina di Tengah Gempuran Rudal AS-Israel