Suara.com - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Yandri Susanto mengucapkan selamat kepada Faldo Maldini yang resmi hijrah dari PAN ke Partai Solidaritas Indonesia.
Yandri berharap kepindahan Faldo ke PSI dapat dilakukan politikus muda tersebut dengan kesungguhan. Sebab, lanjut Yandri, tantangan politik ke depan bakal lebih berat.
“Selamat mengemban tugas baru sebagai ketua DPW Sumbar walaupun ya mungkin agak berat di Sumbar ya. Tapi menurut saya itu tantangan baru bagi Faldo sebagai anak muda, berkhidmatlah dengan tugas baru
Ia juga mengingatkan agar Faldo konsisten atas pilihannya hijrah ke PSI dengan tidak berpindah ke partai politik lainnya.
“Ya sungguh-sungguh jangan pindah mulu, nanti kan enggak enak di PSI, pindah lagi, itu enggak baik sebagai politisi muda,” ujarnya.
Terkait kepindahan eks wasekjen tersebut, Yandri menegaskan bahwa PAN tidak merasakan suatu kehilangan apapun.
“Enggak biasa aja di PAN kan kolektif kolegial. Jadi kalau pergi satu ya nanti nambah lagi yg lain, dan kita tak pernah menghalangi kader untuk keluar atau anak-anak muda yang mau masuk, di PAN itu biasa,” kata Yandri.
Diketahui, Politisi muda asal Sumatera Barat, Faldo Maldini resmi bergabung dengan Partai Solidaritas Indonesia (PSI) setelah keluar dari Partai Amanat Nasional (PAN).
Di partai barunya itu, Faldo ditunjuk sebagai juru bicara PSI. Selain itu, dia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PSI Sumbar.
Baca Juga: Resmi Jadi Ketua PSI Sumbar, Faldo Maldini Tawarkan 9 Gagasan
Tiga jam setelah ditunjuk menjadi Ketua DPW PSI Sumatera Barat, Faldo Maldini menyampaikan pidato politik di hadapan ratusan tokoh didominasi milenial di Padang.
Mantan Juru Bicara Prabowo-Sandi itu menawarkan sembilan gagasan untuk membangun Sumbar yang disebutnya Sumangaik Sambilan (Semangat Sembilan).
"Kami ingin menawarkan Sumangaik Sambilan untuk perubahan Sumbar ke arah yang lebih baik," katanya sebagaimana dilansir Antara di Padang pada Minggu (27/10/2019) malam.
Program itu, Sumangaik Baraja dan Sumangaik Mangaji yang berisi gagasan tentang pendidikan. Sumangaik Raun tentang infrastruktur pendukung. Sumangaik Manggaleh berisi gagasan tentang industri dan Sumangaik Bakawan tentang jejaring dan hubungan kerjasama.
Lalu, Sumangaik Malayani tentang pelayanan publik berbasis partisipasi masyarakat, Sumangaik Bajaleh tentang transparansi APBD, Sumangaik Badayo berisi gagasan peningkatan kesejahteraan perempuan dan anak dan terakhir Sumangaik Basegeh tentang inovasi berbagai bidang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
FIFA Ikut Bersuara, PSSI Minta Suporter Setop Serang Pemain dan Keluarga
-
Tragedi 17 Agustus: Kecelakaan Maut Motor vs Mobil di Bogor Lewatkan Dua Nyawa
-
Jamuan Rakyat di 40 Titik Jakarta Jadi Upaya Pemerintah Dekatkan Layanan kepada Masyarakat
-
Jay Idzes Gigit Jari Saat Sassuolo Lolos Coppa Italia 2026
-
Pelatih yang Pernah Berselisih dengan Messi Semaput Kena Tempeleng Istri
-
Bukan Korban KMP Putri Yasmin, Jenazah di Pelabuhan Lembar Ternyata Buruh Bongkar Muat
-
Masjid Agung An-Nur Pare, Bangunan Modern yang Kental dengan Arsitektur Jawa
-
Panduan Rute Palembang - Singapura via Jakarta: Transit Mulus Tanpa Ribet
-
Lepas WN Malayia? Facundo Garces Dicatat sebagai Pemain Argentina oleh Deportivo Alaves
-
Korban Gempa NTT Dievakuasi via Helikopter ke Labuan Bajo