Suara.com - Saluran Kabel Tegangan Rendah (SKTR) yang berada di bawah tanah di kawasan Cikini, Jakarta Pusat sempat terbakar pada Minggu (3/11/2019). Pihak PLN akan memasang pipa pelindung setelah kejadian itu.
SRM General Affairs PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Tris Yanuarsyah menjelaskan, pipa yang terbakar itu sudah dipasang dan beroperasi pada satu bulan lalu, September 2019. Api mulai muncul ketika pukul 07.30 WIB dan petugas PLN datang satu jam kemudian.
"Setelah mendapat laporan adanya percikan api, petugas PLN langsung ke lokasi pada Minggu pukul 08.30 WIB," ujar Tris dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (4/10/2019).
Petugas PLN, kata Tris, masih belum mengetahui penyebab pasti dari terbakarnya kabel itu. Namun ada beberapa dugaan terkait penyebab kejadian.
"Penyelidikan indikasi awal karena kabel yang luka bisa terjadi karena vandalisme atau terkena pekerjaan lain," katanya.
Karena itu, ke depannya pihak PLN, kata Tris, akan melakukan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang. Petugas PLN mengganti 25 meter kabel dan memasang pipa.
"Petugas PLN mengganti 25 meter kabel listrik tegangan rendah bawah tanah dan akan memasang pipa pelindung kabel," imbuh dia.
Berita Terkait
-
Keren, Indonesia Sudah Punya SPKLU Ultra-Fast Charging Pertama
-
Listrik di Jakarta Timur dan Bekasi Sempat Padam, Ini Penjelasan PLN
-
PLN Minta Maaf Listrik Wilayah Jaktim dan Bekasi Padam, Ini Alasannya
-
SPKLU Muncul di Mall, Pengguna KBL Semakin Dimudahkan
-
IIMS 2019 Surabaya, PLN Menjadi Penyandang Dana
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
Terkini
-
Polemik Kurban Uang Negara: Dasar Hukum, Pandangan MUI, dan Alasan Pemerintah
-
Geger Eks Pegawai Sudin LH Jakpus Tewas Usai Diduga Lompat dari Jembatan Cawang
-
Gen Z Lebih Berani dan Tak Kenal Takut Dibanding Generasi Orde Baru
-
Kejagung Seret Marcella Santoso ke Kasasi, Incar Pencabutan Izin Praktik Advokat
-
Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
-
MAKI Desak Jaksa Tak Gentar Usut Dugaan Tambang Ilegal Kaltara yang Seret Nama Karuna Murdaya
-
Gegana Tak Sanggup? Ahli Nuklir UGM Turun Tangan Selidiki Api Misterius di Sleman
-
Misteri Belasan Luka Tusuk Balita di Bekasi Terungkap, Paman Sendiri Jadi Tersangka
-
Bawa Bukti ke Kejagung, PT PMM Bantah Tuduhan Penyelundupan: Itu Fitnah, Kasum TNI Salah Info
-
Sahroni Geram WNA Brunei Bikin Onar di Blok M: Segerakan Deportasi dan Blacklist