Suara.com - Jaksa Agung ST Burhanuddin menegaskan bahwa dirinya diangkat oleh Presiden Joko Widodo atas dasar latar belakang sebagai profesional, bukan partai politik.
Hal itu diungkapkan Burhanuddin saat disinggung soal hubungan adik-kakak antara dirinya dengan politikus PDI Perjuangan TB Hasanuddin, saat melakukan rapat kerja dengan Komisi III DPR RI.
Burhanuddin tak menampik bahwa dirinya memang adik kandung dari TB Hasanuddin. Namun ia juga memastikan hal tersebut tidak terkait dengan pengangkatannya menjadi Jaksa Agung.
“Sehubungan dengan isu itu, saya akan dosa kalau saya menyatakan bahwa TB Hasanuddin bukan saudara saya, itu dosa besar. Tapi saya diangkat oleh presiden profesional,” ujar dia.
Saat mengikuti rapat kerja, Anggota Komisi III Fraksi Partai Demokrat Benny K. Harman menyinggung soal hubungan kakak-beradik antara Burhanuddin dengan Hasanuddin. Ia meminta penegasan langsung oleh Burhanuddin.
Benny kemudian meminta Burhanuddin untuk menjaga netralitas dalam memimpin Kejaksaan Agung usai ditunjuk langsung oleh Jokowi.
“Dulu Jaksa Agung kita jelas-jelas partai politik, dan jadikan kejaksaan ini alat politik. Saya mohon bapak Jaksa agung, catat ini, tolong jaga netralitas, jaga profesionalitas. Dan jagalah keadilan,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi