Suara.com - Pendafaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) secara resmi telah dibuka pada Senin (11/11/2019). Namun sesi pendaftaran baru bisa dilakukan pendaftar pada pukul 23.11 WIB.
Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen menerangkan bahwa ada makna di balik pemilihan waktu pendaftaran yang diputuskan dibuka pada 23.11 WIB atau 11.11 PM. Menurunya, angka tersebut bernilai cantik dan mudah diingat sebagai permulaan bagi pendaftaran CPNS 2019.
"Kenapa pukul 11:11 PM, mempertimbangkan lebih ke angka cantik dan 11 menarik untuk membuat semua orang aware ini ada sesuatu. Kalau orang ingat angka 1 semua orang kan mengingat ada sesuatu," kata Suharmen dalam konferensi pers yang digelar di kantor BKN, Jalan Mayjend. Sutoyo, Jakarta Timur, Senin (11/11/2019).
Untuk pendaftaran CPNS kali ini, sedianya ada 196.682 formasi yang tersedia untuk 530 pemerintah pusat dan daerah.
Setidaknya BKN menargetnya 300 instansi sudah melakukan pengumuman pendaftaran di hari yang sama. Namun, saat ini masih ada 200 instansi yang masih menjalani urusan teknis yakni menginput informasi yang dibutuhkan oleh pendaftar di portal pendaftaran yakni https://sscn.bkn.go.id/.
Deputi Bidang Mutasi Kepegawaian BKN Aris Windiyanto mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih banyak instansi yang melakukan perbaikan. Namun, informasi soal formasi masing-masing instansi akan diperbarui setiap satu jam sekali.
"Masih ada instansi dalam proses minta perbaikan, dalam proses validasi ditemukan instansi berbeda dan input yang dilakukan instansi dengan Permenpan sehingga perlu perbaikan," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!
-
Ortu Korban Daycare Little Aresha akan Kirim Petisi ke UGM, Desak Sanksi Dosen yang Diduga Terlibat
-
Mahfud MD: Komisi Reformasi Fokus Benahi Sistem Karier Polri, Bukan Usul Nama Ganti Kapolri
-
Mensos Gus Ipul Berencana Temui KPK Besok, Laporkan Proses Pengadaan di Sekolah Rakyat
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG