Suara.com - Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum melepas kontingen Jabar yang akan berlaga dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) ke-15 2019 dan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) ke-5 2019 di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (11/11/2019).
Untuk ajang Popnas 2019, Uu berharap kontingen Jabar dapat mempertahankan predikat juara umum setelah pada 2015 dan 2017 memuncaki tabel perolehan medali.
"Kami bertekad mempertahankan gelar juara umum ketiga kalinya," kata Uu.
Popnas 2019 sendiri mempertandingkan 13 cabang olahraga (cabor) yang akan digelar di dua provinsi, yakni DKI Jakarta dan Jabar. Rinciannya, 10 cabor dipertandingan di DKI Jakarta dan 3 cabor lainnya di Tanah Pasundan.
Menurut Uu, dirinya optimistis kontingen Jabar dapat meraih banyak medali. Apalagi, kontingen Jabar telah melakukan pemusatan latihan dan mengikuti semua cabor yang dipertandingkan. "Upaya ini untuk meningkatkan kualitas guna meraih prestasi maksimal," ucapnya.
Kontingen Jabar dalam Popnas 2019 terdiri dari 211 atlet, 36 pelatih, 13 medis, 13 penanggung jawab cabor, 21 pendukung, dan 39 ofisial kontingen. "Jabar harus juara di tiap cabornya," kata Uu.
Sedangkan Formas 2019 akan digelar di Samarinda, Kalimantan Timur. Kontingen Jabar akan mengikuti 9 cabor, seperti senam olahraga pernapasan, senam jantung sehat, BMX, dan kreasi budaya Indonesia.
"Persiapan kontingen Jabar dalam keikutsertaan di Fornas ke-5 ini telah dikoordinasikan dengan federasi olahraga masyarakat Indonesia (Formi) provinsi Jawa Barat," ucap Uu mengakhiri.
Baca Juga: DPR Minta Pekerjaan Rumah BPJS Kesehatan Dituntaskan
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Presiden Iran Tolak Negosiasi di Bawah Tekanan dan Blokade
-
Bantah Isu Bansos Dipotong, Gus Ipul: Itu Narasi Menyesatkan dan Potensi Penipuan!
-
Donald Trump Klaim Terima Usulan Baru dari Iran usai Batalkan Misi Perundingan ke Pakistan
-
Donald Trump Batalkan Keberangkatan Utusan ke Pakistan, Negosiasi Iran AS Kembali Buntu
-
Motif Konyol 'Prank' Damkar Semarang Terungkap: Kesal Debitur Susah Ditagih Utang Rp2 Juta!
-
WHO Sebut Butuh Rp172 Triliun untuk Pulihkan Sistem Kesehatan Gaza dalam 5 Tahun
-
Kekerasan Anak di Little Aresha, Pengurus Hingga Pemilik Terancam Hukuman Berat
-
Bidik Top 50 Kota Global, Jakarta Resmi Jalin Kerja Sama Sister City dengan Jeju Korsel
-
SPAI Desak Pemerintah: Hapus Perbudakan Modern, Akui Pengemudi Ojol Sebagai Pekerja Formal!
-
Bukan Intervensi! Eks Penyidik: Usul KPK Capres Wajib Kader Partai Bentuk Kontribusi Pemikiran