Suara.com - Pengurus Cabang Internasional Nahdlatul Ulama Amerika Akhmad Sahal alias Gus Sahal mengungkap, keterkaitan antara aksi terorisme dan radikalisme.
Gus Sahal menanggapi pertanyaan yang dilontarkan oleh seorang melalui jejaring Twitter pribadinya.
"Emang sama yah, Pak, antara teror dan radikal?" tanya pengguna akun @liberiawan.
Mendapat pertanyaan tersebut, Gus Sahal mengatakan kalau pelaku aksi teror berasal dari kelompok orang yang menganut paham radikal.
Ia juga menjabarkan keterkaitan antara teroris, radikalis dan kaum intoleran yang memiliki makna berbeda.
Menurutnya, terorisme bermula dari sikap intoleran yang kemudian berkembang menjadi radikal.
"Teroris itu fase lanjut dari radikalis. Tahapannya: Intoleran: anti terhadap pihak yg beda. Radikalis: memusuhi yang beda. Teroris: memerangi yang beda. Jadi prosesnya bisanya: Intoleran dulu, trus jadi radikal, trus jadi teroris," cuit Gus Sahal, Rabu (13/11/2019).
Cuitan Gus Sahal itu kemudian mendapat tanggapan dari sejumlah warganet, tak terkecuali dari politikus PDI Perjuangan Budiman Sudjatmiko.
Budiman menilai perihal kategori dan keterkaitan terorisme, radikalisme dan intoleran perlu dijelaskan lebih lanjut untuk menghindari salah tafsir.
Baca Juga: Social Media Week 2019 Bahas Tuntas Fenomena Medsos, Brand, dan Influencer
"Perlu ketat dalam membuat kategori dan memahami saling hubungan antartahapan2nya adalah cara menghindari kedangkalan," cuit Budiman Sudjatmiko.
Tak berselang lama, Gus Sahal menyetujui pendapat Budiman Sudjatimiko tersebut.
Ia kemudian menambahkan, pemaknaan suatu istilah nyatanya bergantung pada konteks pembahasan.
"Agreed. Makna suatu istilah tergantung konteks pembicaraan. Radikal dalam tema agama beda artinya dengan radikal dalam filsafat. Beda juga dalam ilmu kesehatan, misal istilah "radikal bebas"," terang Gus Sahal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif
-
Deposit Judi Online Piala Dunia 2026 Tembus Rp1 Triliun! QRIS Paling Banyak Disalahgunakan
-
Purbasari White Glow Body Serum Bisa Memutihkan Kulit? Cek Ulasan Pengguna
-
Meski Tampil Singkat, Mariano Peralta Ungkap Kesan Debut di Persib Bandung
-
BRI Dukung Kebijakan Dana SAL demi Perkuat Intermediasi Perbankan