Suara.com - Komisi III DPR menggelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi Pemberantasan Korupsi. Rapat tersebut ditujukan untuk mengevaluasi kinerja KPK periode 2015-2019 yang akan segera berakhir pada 20 Desember mendatang.
Hadir dalam rapat tersebut pimpinan KPK yang diketuai oleh Agus Rahardjo. Wakil Ketua Komisi III Desmond J. Mahesa mengatakan, bakal banyak yang akan dibahas antara pihaknya dengan KPK, terutama ihwal kinerja apa saja yang sudah capai Agus Rahardjo dan pimpinan KPK lainnya menjelang masa jabatan mereka yang akan berakhir.
“Salah satu misalnya, periode mereka ini akan berakhir tanggal 20. Kita bertanya sebelum mereka jadi pimpinan KPK yang akan berakhir ini, kan ada perkara-perkara dari pimpinan-pimpinan yang lama, kita akan bertanya mana-mana yang sudah diselesaikan, mana yang belum dari periode pertama, berdiri KPK akan kita evaluasi,” ujar Desmond di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2019).
Menurut Desmond, evaluasi tersebut penting dilakukan dalam rangka masa peralihan pimpinan KPK periode saat ini menuju ke periode selanjutnya yang bakal diketuai Komjen Firli Bahuri.
“Ini yang lagi kita lakukan, catatan-catatan ini adalah bagian dari peralihan atau transisi kepemimpinan lama dan baru ke depan. Komisi III tentunya dalam konteks rapat-rapat pengawasan dengan KPK catatan-catatan ini adalah bagian yang harus kita saling mendapat informasi sedetail mungkin, agar pada saat pimpinan KPK yang baru ke depan proses rapat-rapat kita, kita lebih memahami secara detail dan kontrol kita pun terhadap pengawasan terhadap KPK lebih terarah dan terukur,” tutur Desmond.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
GERD Kambuh, Dokter Tifa Pakai Kursi Roda usai Pemeriksaan di RS Polri
-
Maraton Geledah Tiga Lokasi di Bali, KPK Amankan Barang Bukti Kasus Pemerasan WNA
-
Penyakit Bawaan Ditemukan Saat Pemeriksaan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat di RS Polri
-
KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang Hasil Pemerasan WNA dalam Kasus Silmy Karim
-
Anak 5 Tahun Bongkar Dugaan Pembunuhan Ibunya di Tambora
-
KPK Cecar Yaqut soal Barang Bukti Kasus Korupsi Haji yang Telah Dikumpulkan Penyidik
-
Sekolah Rakyat Jadi Harapan Baru Anak Miskin, Wamensos: Presiden Jalankan Amanat Konstitusi
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!