Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin turut berkomentar terkait hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang jatuh pada 1 Desember mendatang. Menurutnya, pemerintah akan selalu mewaspadai gerakan dari kelompok bersenjata.
Maruf mengatakan, pemerintah selalu memberikan perhatian khusus kepada keamanan masyarakat Papua.
"Kita terus mewaspadai gerakan KKB, karena itu kita siagakan untuk melindungi (masyarakat)," kata Maruf di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat pada Kamis (28/11/2019).
Maruf mengungkapkan cara yang akan pemerintah lakukan bersifat pendekatan kepada masyarakat.
"Sifatnya pendekatan memberikan perlindungan pada warga masyarakat," tandasnya.
Untuk diketahui, OPM akan memperingati hari lahirnya pada 1 Desember 2019. Terkait hal tersebut, aparat kepolian telah mengambil langkah guna menciptakan kondisi yang kondusif.
Sebelumnya, Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Irjen M Iqbal mengatakan, bakal menggelar dialog dengan tokoh masyarakat dan agama untuk menciptakan suasana aman.
"Tidak ada pengamanan khusus, yang jelas kami akan lakukan upaya kepolisian terbatas, yaitu dialog dengan tokoh masyarakat, agama untuk menciptakan kondisi yang kondusif," ujar Iqbal di Bareskrim Polri pada Senin (11/11/2019).
Baca Juga: Larang Warga Beri Dana ke OPM Jelang HUT, Kapolda: Kami akan Tindak Tegas!
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Terapkan Operasional Ramah Lingkungan, BNI Hemat Energi 559 Ribu Giga Joule Sepanjang 2025
-
Perang Hari ke-27: Ratusan Pesawat Tempur AS-Israel Rontok di Tangan Iran
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Mendekati Masa Tenggat, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara Segera Laporkan LHKPN
-
Krisis Energi, Presiden Korsel Minta Warga Mandi Jangan Lama-lama, Cas HP Hanya Siang
-
Viral Tuduhan Buang Sampah ke Kali Pesanggrahan, DLH DKI: Itu Titik Penampungan Resmi
-
Studi: Karbon Biru Bisa Tekan Emisi Dunia, Mengapa Banyak Negara Belum Menggunakannya?
-
Iran Tolak Proposal Trump, Ajukan 5 Syarat Termasuk Ganti Rugi Perang dan Kontrol Selat Hormuz
-
Pulau Terancam Diduduki, Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Tetangga
-
Krisis PPPK di NTT: 9.000 Pegawai Terancam Putus Kontrak Masal