Suara.com - Ikon kota padang bertuliskan "Padang Kota Tercinta" di puncak Gunung Padang, Sumatera Barat, terbakar pada Sabtu (30/11/2019) sekitar pukul 05.30 WIB. Padahal ikon itu baru dibangun pada tahun 2017 dengan anggaran yang bersumber dari APBD sekitar Rp 6,37 miliar.
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang Basril mengatakan kebakaran tersebut hanya menyisahkan huruf N dan G saja.
Untuk menjinakkan si jago merah, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang mengerahkan enam armada pemadam dan 70 personel untuk memadamkan kebakaran di area tersebut.
"Dan juga ditambahkan dengan satu unit dari dinas kehutanan Provinsi Sumbar yang ikut serta memadamkan api," kata Barsil seperti diberitakan Antara.
Basril menuturkan, petugas sempat mengalami kesulitan saat memadamkan api. Hal ini dikarenakan lokasi kebakaran terlalu tinggi, sehingga susah memobilisasi personel, air, dan peralatan ke sana.
"Jangankan membawa selang ke atas, untuk membawa badan saja susah, karena kami melalui jalan yang bersemak-semak" ujar dia.
Api kata Basril, baru bisa dipadamkan sekitar satu jam dan pendinginannya butuh waktu sekitar dua jam.
"Alhamdulillah api sudah bisa dipadamkan," katanya.
Terkait dugaan penyebab kebakaran, Basril mengatakan pihaknya masih melakukan penyidikan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
WNI Terlibat Jaringan Scam di Kamboja, Anggota Komisi XIII DPR: Penanganan Negara Harus Berbasis HAM
-
Ahmad Ali PSI Luruskan Tafsir Podcast: Gibran Adalah Wapres Potensial, Bukan Lawan Politik Prabowo
-
Dittipideksus Bareskrim Sita Dokumen hingga Data Transaksi dari Penggeledahan PT DSI
-
Pakar Hukum Desak RUU Perampasan Aset Disahkan pada 2026
-
PDIP Gelar Natal Nasional Bersama Warga Terdampak Bencana: Berbagi Pengharapan dan Sukacita
-
DVI Tuntaskan Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500, Seluruh Nama Sesuai Manifest
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua