Suara.com - Warga Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau dalam beberapa waktu belakangan diresahkan aksi misterius ketuk pintu yang dilakukan tengah malam. Kejadian yang kerap terjadi sekitar pukul 00.00 WIB hingga pukul 02.00 WIB, baru-baru ini dialami warga Kecamatan Meral.
Sejumlah warga yang menjadi korban mengaku was-was dengan teror tersebut, lantaran tidak diketahui motif dan tujuan pelaku yang melakukan aksi tersebut.
"Rumah Pak Ketua RW kena (ketuk) juga. Kami was-was kalau itu aksi hipnotis," ujar seorang yang enggan namanya disebutkan seperti diberitakan Batamnews.co.id-jaringan Suara.com pada Senin (2/12/2019).
Warga tersebut mengatakan, usai mengetuk pintu rumah warga, pelaku langsung pergi begitu saja. Meski begitu, pelaku pengetukan misterius tersebut diketahui seorang perempuan, karena terlihat dari rekaman CCTV.
"Aneh kan, sudah ketuk, lalu lari. Ada beberapa rumah warga yang digitukan," katanya.
Kapolsek Meral AKP Doddy Santosa Putra membenarkan adanya kabar tersebut. Bahkan, ia menyebut ada seorang yang diketahui sebagai perempuan mengetuk pintu di tengah malam.
"Beberapa hari yang lalu memang ada perempuan yang ngetuk-ngetuk rumah antara jam 00.00 sampai 02.00 malam. Ada beberapa rumah yang diketuk. Salah satunya Ketua RW," kata Doddy.
Doddy mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan dengan melakukan patroli yang didukung oleh Unit Reskrim hingga pukul 03.00 WIB dini hari. Mengantisipasi hal serupa kembali terjadi, Doddy mengatakan, pihaknya tetap melakukan penyelidikan mendalam.
"Sampai saat ini belum dapat disimpulkan apakah hipnotis atau orang iseng, cuma antisipasi kejadian tersebut tetap kami lakukan lidik mendalam," kata Doddy.
Baca Juga: Dua Sosok Bertopeng Ketuk Pintu Sebelum Bantai Keluarga Rustiadi
Tetapi, pelaku yang diduga seorang wanita tidak ditemukan. Setelah itu, Doddy menyebut pihaknya tidak lagi mendengar laporan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Hardikan Fathimah Azzahra ke Polisi: Bagi Anda Nyawa Teman Saya Tak Ada Artinya!
-
Operasi Karhutla Gunung Bromo TNBTS Selesai, Posko Resmi Ditutup
-
Review Coin Locker Babies: Dari Pengabaian Masa Kecil hingga Teror Kehancuran
-
Diiming-imingi Gaji Rp9 Juta di Singapura, Tiga Calon PMI Diduga Ditampung Dua Bulan di Bondowoso
-
Jateng Masuki Usia ke-81, Wakil Ketua DPRD Sarif Abdillah Tekankan Kunci Utama Kemajuan Daerah
-
Mahasiswa Kepung Bundaran HI, Bawa 8 Tuntutan Keras ke Pemerintah
-
Satu Tumbler, Satu Pilihan untuk Mengurangi Sampah
-
3 Rekomendasi Skin Tint Murah di Bawah 100 Ribu untuk Pelajar, Lengkap dengan Review
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Perpres Ojol Ditarget Terbit Akhir Agustus, Pemerintah Tinggal Harmonisasi