Suara.com - Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly menyebut tidak ada campur tangan pemerintah Indonesia terkait pencekalan yang dialami oleh pentolan FPI Habib Rizieq Shihab di Arab Saudi.
Yasonna mengatakan pemerintah membuka tangan dan menerima siapapun warga negara Indonesia yang memang berkehendak pulang ke tanah air.
“Tidak ada, tidak pernah kita mencekal orang. Secara hukum warga negara Indonesia yang ingin kembali ke negaranya pasti kita terima,” ujar Yasonna di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (5/11/2019)
Yasonna menuturkan, pemerintah Indonesia tidak memiliki kewenangan apapun dalam persoalan pencekalan terhadap Rizieq. Sebab urusan pencekalan merupakan kewenangan negara terkait, dalam hal ini Arab Saudi.
“Kalau dicekal itu sifatnya begini, dicekal tak boleh keluar dari Indonesia atas permintaan aparat penegak hukum dan lembaga tertentu. Berarti sudah keluar. Nah yang mau masuk itu ditangkal namanya, biasanya orang asing, kejahatan, terorisme, dan lain-lain,” ujar Yasonna.
“Nah mungkin beliau (Rizieq) dicekal dari negara Arab Saudi dan itu di luar kewenangan kita. Saya enggak tahu, kita enggak ada campur tangan soal itu lah,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif
-
Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?
-
Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT
-
Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
-
HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas