Suara.com - Sebuah toko kue di Depok menolak menulis ucapan "Happy Birthday". Ini mirip kejadian viral di toko kue Tous Les Jours (TLJ) beberapa waktu yang lalu.
Kejadian kali ini dialami oleh Widiastri Chandra Dewi. Ia mengaku mendapat penolakan dari toko kue di Depok saat akan memesan kue untuk ulang tahun.
Widiastri menceritakan pengalamannya ini melalui postingan Facebook yang diunggah pada Sabtu (7/12/2019).
"Gila akhirnya gue ngalamin beli kue ultah tokonya gak bolehin tulis Happy Birthday! Toko Roti & Kue (Jl. Kejayaan, Depok)," ungkap Widiastri.
Ia menceritakan bahwa pelayan di sana sebenarnya menawarkan untuk memberi tulisan di kue.
"Mau pakai tulisan bu? Ulang Tahun atau apa? (ada 2 mbak & 1 mas yang layanin di kasir). Saya menjawab: Iya ulang tahun," cerita Widiastri.
Pelayan toko kue tersebut menjelaskan, "Kami disini bisa tuliskan dengan pilihan: Selamat Hari Lahir, Happy Bornday & Barrakallah fii umrik". Tapi mereka kemudian menolak saat Widiastri meminta menulis "Happy Birthday".
"Maaf bu gak bisa," jawab pelayan wanita di toko kue itu.
Toko kue di Depok ini hanya tidak mau menulis "Happy Birthday" berdasarkan ucapan dari pegawainya dan tidak menjelaskan alasan yang jelas.
Baca Juga: Unik, Sumbangan Pesta Pernikahan Ini Pakai Aplikasi Pembayaran Non Tunai
Widiastri heran dan bertanya, "Wait, bedanya Bornday sama Birthday apa ya?"
Pelayan itu menolak lagi, "Maaf bu, dari management kami seperti itu".
Widiastri kemudian berkomentar, "Wew ini kayak TLJ yang viral kemarin nih". Ia kemudian tidak jadi membeli kue ulang tahun di sana.
Ia beralasan, "Sorry ya, kalau kalian punya prinsip, gue juga punya, gue gak pernah mau beli dagangan orang sentimen SARA!"
Widiastri juga mengunggah foto toko kue di Depok ini. Postingannya kemudian mendapatkan banyak reaksi dari warganet.
Lebih dari 8 ribu warganet memberikan emotikon di unggahan Widiastri itu. Bahkan ada lebih dari 3 ribu komentar di sana.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!