Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan enggan menanggapi soal jumlah anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) dipangkas DPRD Jakarta. Anies meminta awak menyimpulkannya sendiri setelah anggota TGUPP yang digaji oleh APBD dikurangijumlahnya.
Anies awalnya mengaku tak mau memperdebatkan soal pemotongan jumlah TGUPP yang menerima anggaran itu. Ia hanya beralasan soal anggota TGUPP sudah diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub).
"Saya enggak mau berdebat soal itu. Itu kan keputusannya soal Pergub," ujar Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).
Aturan soal TGUPP tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 16 Tahun 2019 tentang Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan. Pada Pasal 17 ayat 2, disebutkan 'jumlah TGUPP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sesuai dengan kebutuhan berdasarkan beban kerja dan kemampuan keuangan daerah'.
Karena itu Anies meminta awak media menyimpulkan sendiri berdasarkan aturan tersebut. Ia enggan menjelaskan soal regulasi pembentukan timnya itu.
"Jadi simpulkan saja sendiri (isi Pergub), enggak usah pakai saya (yang menjelaskan)," pungkasnya.
Sebelumnya saat pembahasan soal TGUPP antara Pemprov DKI Jakarta dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD DKI menjadi salah satu yang paling alot. Keputusan akhirnya, jumlah tim Gubernur Jakarta Anies Baswedan yang menerima gaji dari APBD itu diputuskan untuk dikurangi dari 67 menjadi 50.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali
-
Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan
-
Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup
-
AI Makin Canggih, Penipuan Digital dan Deepfake Rugikan Indonesia Rp9,1 Triliun
-
Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh
-
Bikin Meleleh, Ini 5 Pasangan Paling Cocok untuk Zodiak Pisces yang Romantis
-
Bye Ketombe! 5 Pilihan Shampoo Bar Ramah Lingkungan yang Bikin Rambut Segar
-
Dirumorkan Balik ke Juventus, Adu Statistik Emil Audero vs Guglielmo Vicario
-
Kepala Bapanas dan Dirut Bulog Tinjau Langsung Penyaluran Bantuan Korban Gempa Flores