Suara.com - Bus Sriwijaya jurusan Palembang – Bengkulu mengalami kecelakaan masuk jurang di Liku Lematang, Desa Perahu Dipo Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, Sumatera Selatan, pada Senin (23/12/2019) sekitar pukul 23.15 WIB.
Bus berpenumpang 37 orang itu 24 diantaranya meninggal dunia. Sedangkan 13 orang yang lain dinyatakan selamat.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Basarnas, pada Selasa (24/12/2019) pagi, ke-13 korban selamat dari 37 orang penumpang bus tersebut sudah dibawa ke RS Besemah Kota Pagaralam.
Berikut korban selamat itu :
- Basarudin (43 tahun), pedagang, Desa Semarang Kecamatan Tanjung Serut Kota Bengkulu.
- Hepriadi (31 tahun), kuli bangunan, Desa Salak Tiga Kecamatan Panorama Kota Bengkulu.
- Hasanah (52 tahun), IRT, Desa Tanjung Suko Kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir.
- Sukiyem (43 tahun), petani, Desa Lubuk Selandak Kecamatan Terambang Jaya Kota Prabumulih.
- Aisyah Awaliah Putri (9 tahun), pelajar, Jalan Salak Kota Bengkulu.
- Ariri (14 tahun), pelajar, Desa Perajin Kabupaten Banyuasin.
- Lukman (43 tahun), pekerja swasta, Jalan Budi Utomo Kelurahan Sungai Hitam Kecamatan Muara Bangka Hulu Kota Bengkulu.
- Aldi (18 tahun), pelajar, Desa Jejawi Kabupaten OKI.
- Riduan (44 tahun), tukang Jahit, Desa Kinono Sari Kelurahan Banjar Sari Kabupaten Enggano Bengkulu Utara.
- Darusalam (35 Tahun), pandai Besi, Desa Sakatiga Kabupaten Ogan Ilir.
- Riki (25 tahun), Desa Kemang Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang.
- Haris Krisyanto (19 tahun), TOT, Desa Alas Bangun Kecamatan Pinang Raya Bengkulu Utara.
- Khadijah (68 tahun), IRT, Perumnas Baru Blok A2 Kabupaten Bengkulu.
Informasi sementara yang dihimpun Antara, Selasa pagi, dari Kantor Basarnas Palembang diketahui sebanyak 24 orang meninggal dunia dan 13 orang selamat (luka-luka).
Saat ini proses evakuasi masih dilakukan Tim SAR gabungan, yakni tim Rescue Pos SAR Pagaralam, Polres Pagaralam, Satpol PP Kota Pagaralam, BPBD Kota Pagaralam, Tagana Kota Pagaralam.
Bus yang masuk ke jurang tersebut jenis Mitsubishi Fuso dengan nomor polisi BD 7031 AU.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 164 Orang, Terdengar Jeritan dari Reruntuhan
-
Disembunyikan Dalam Beras Basmati! Polisi Ungkap Kasus Narkoba Berlogo Batman Asal Malaysia
-
PGRI: Jangan Cap Guru Mata Duitan karena Minta Gaji Layak
-
Modus 'Tak Diklik': KPK Bongkar Pungli dan Setoran Gelap Kanim Bali untuk Eks Wamen Silmy Karim
-
Nasib Pilu Korban Penyekapan Bandung, Menkes Tak Bisa Jamin Pulih Sempurna
-
Negara Eropa Bersatu untuk Venezuela, Kirim Banyak Bantuan Termasuk Pesawat Angkut A400M
-
Buntut Viral di Medsos, Kawasan Senopati Kena 'Sikat' Petugas: Mobil Mewah Ikut Kena Angkut!
-
Geger Siswa SD Demo Dukung MBG, Saat Hak Anak Dirampas Demi 'Syahwat' Orang Dewasa
-
Update Gempa Venezuela, Korban Tewas Tembus 164 Orang
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik