Suara.com - Badri Caniago (26), warga Jambak, Pasaman Barat, Sumatera Barat ditemukan tewas dalam kondisi mengapung di Danau Maninjau, Kabupaten Agam pada Rabu (25/12) sekitar pukul 23.05 WIB.
Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam, Muhammad Lutfi Ar didampingi Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Agam, Yunaidi di Lubukbasung mengatakan, pemuda itu diduga tenggelam di Danau Maninjau tepatnya di Sigiran, Nagari Tanjung Sani, Kecamatan Tanjungraya pada Rabu (25/12) sekitar pukul 21.30 WIB.
"Korban ditemukan oleh warga dalam kondisi mengapung sekitar pukul 23.05 WIB," katanya seperti dilansir Antara, Kamis (26/12).
Menurut dia, setelah jasad korban ditemukan, langsung dibawa ke Puskemas Pasar Ahad. Jasad korban langsung dibawa ke rumah duka di Jambak, Kabupaten Pasaman.
"Jasad korban dijemput oleh pihak keluarga ke Puskesmas Pasar Ahad," katanya.
Ia menceritakan, korban bersama satu orang temannya pergi ke Danau Maninjau untuk menangkap ikan dengan cara ditembak.
Sesampainya di danau vulkanik itu, korban langsung menyelam dan tidak kunjung kembali ke permukaan danau.
Setelah itu teman korban mencoba mencari dan tidak kunjung ditemukan, sehingga teman korban memberitahukan kepada warga sekitar.
Mendapat informasi itu, puluhan warga mencari keberadaan korban di sekitar tempat korban menyelam. "Korban ditemukan tidak jauh dari lokasi menyelam," ujar dia.
Baca Juga: Diduga Dibunuh, Jasad Muazin di Probolinggo Ditemukan Terikat
Berita Terkait
-
Mayat Terikat di Empang, Polisi Mulai Endus Jejak Pembunuh Muazin Mustafa
-
Kopilot Lion Air Ditemukan Tewas di Hotel
-
Sempat Dicari-cari Anak karena Pikun, Suharto Ditemukan Sudah jadi Mayat
-
Terkuak Identitas Mayat Bugil di Ngawi: Pemandu Lagu dan Janda Beranak Satu
-
Hilang Sehabis Azan Magrib, Muazin Ditemukan Tewas Terikat di Empang
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?