Suara.com - Wakil Presiden Maruf Amin berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pimpinan Firli Bahuri dapat berjalan lebih baik. Apalagi, menurutnya, saat ini sudah ada Dewan Pengawas KPK yang diharapkan bisa membuat lembaga antirasuah tersebut lebih tepat sasaran menindak korupsi.
Maruf berdoa agar KPK di masa mendatang bisa bertugas lebih baik dari periode sebelumnya.
"Kita harapkan KPK akan berjalan lebih baik, sudah ada pengawas, dewan pengawas, semuanya lebih terkendali, sasaran lebih tepat," ungkap Maruf di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat pada Kamis (26/12/2019).
Mantan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini juga sempat berkomentar mengenai Ketua KPK Firli Bahuri yang hingga saat ini masih menjadi anggota Polri.
Menurutnya, bisa dilihat dari undang-undang yang berlaku apakah Firli masih diperkenankan berstatus sebagai anggota Polri meski sudah menjabat sebagai Ketua KPK periode 2019-2023.
"Ya kita lihat dahulu apa jabatannya itu. Jabatan seperti apa sih, apa jabatan yang tidak boleh dirangkap," katanya.
Berita Terkait
-
WNI Selalu jadi Target Sandera Abu Sayyaf, Wapres Maruf Mau Evaluasi
-
Febri Diansyah Mundur, Pimpinan KPK Segera Siapkan Jubir Sementara
-
Mundur dari Jubir KPK, Febri Diansyah Minta Firli Cs Tak Jauhi Wartawan
-
Firli Bahuri Bantah Febri Diansyah Mundur dari Jabatan Jubir KPK
-
Febri Diansyah Pamit Sebagai Jubir KPK
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!