Suara.com - Warga Jakarta tumpah ruah di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat pada saat detik-detik pergantian malam tahun baru 2020.
Pantauan Suara.com, meski rintik hujan terus mengguyur mereka, ratusan warga Jakarta yang terdiri dari keluarga hingga pasangan muda-mudi tetap setia berkumpul di Patung Kuda menyaksikan artis ibu kota yang tampil di panggung hiburan.
Jelang detik-detik pergantian tahun baru 2020, mereka kompas berteriak menghitung mundur 10 detik sebagai penanda pergantian tahun 2019 ke 2020.
"Mari kami hitung mundur sekarang, semoga tahun baru 2020 lebih baik untuk kita semua!" kata pembawa acara di panggung Monas, Selasa (31/12/2019).
Setelah menghitung mundur, kembang api secara spontan dinyalakan oleh masyarakat yang sudah membawa kembang api secara pribadi karena pihak panitia memang tidak menyediakan pesta kembang api di acaranya.
Riuh teriakan warga langsung diiringi oleh lagu dari grup band Europe berjudul The Final Countdown yang diputar oleh panitia.
Pesta kembang api berlangsung kurang lebih selama 30 menit, petugas TNI-Polri dan Satpol PP terus bersiaga mengawasi kembang api yang disulut warga agar tidak membahayakan.
Berita Terkait
-
Malam Tahun Baru di Pantai Losari, Warga Makassar Rela Hujan-hujanan
-
Polri Klaim Acara Malam Tahun Baru di Seluruh Indonesia Aman dan Lancar
-
Tanggul Jebol, Warga di Bandung Barat Kebanjiran saat Malam Tahun Baru
-
Kapolda Metro Pantau Langsung Malam Pergantian Tahun di Bundaran HI
-
Malam Tahun Baru, Warga Kaltara Pesta Kembang Api di Tepi Sungai Kayan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hujan Masih Guyur Jabodetabek di Tengah Kemarau, Begini Penjelasan BMKG
-
Bertemu Prabowo 2,5 Jam, Mahfud MD Blak-blakan Soal 'Penyakit' di Tubuh Polri
-
Bukan Misi Rahasia! BAIS TNI: Motif Anggota Siram Air Keras ke Andrie Yunus karena Sakit Hati
-
KPK Cecar Fadia Arafiq Soal Penukaran Valas yang Diduga dari Hasil Korupsi
-
Kena Penggusuran, Belasan Penghuni Rumdis PAM Jaya Benhil Dapat Rp50 Juta dan Rusun Gratis
-
Niat Mulia Berujung Duka: Pria Berbaju Koko Tewas Dihantam KRL Saat Lerai Tawuran di Duren Sawit
-
Alibi Janggal Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus saat Diinterogasi Atasan
-
Serangan Israel ke Lebanon Selatan Tewaskan 2.702 Orang, Lukai Ribuan Warga Sipil Sejak Maret
-
Mendagri: Penghargaan Daerah Jadi Instrumen Tampilkan Kinerja Nyata Kepala Daerah
-
Jadi Tersangka, Pengemudi Pajero Sport Penabrak Pedagang Buah di Kalimalang Tak Ditahan