Suara.com - Kepala Korps Lalu Lintas Polri, Irjen Istiono menyebut, permasalahan gorong-gorong saat musim hujan harus menjadi perhatian. Pasalnya, hal tersebut dapat menimbulkan banjir di ruas jalan tol.
Ia mencontohkan, Jalan Tol Elevated dan Tol Halim yang menjadi lokasi terdampak banjir. Hal tersebut disebabkan karena gorong-gorong tidak mampu menampung air dalam volume besar.
Untuk itu, Korps Lalu Lintas Polri telah berkoordinasi dengan Jasamarga dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mengantisipasi hal tersebut.
“Gorong-gorong di KM 24 tidak yakin bisa nampung debit yang banyak. Halim dan lorong bawahnya kemungkinan kalau hujan deras juga tidak bisa nampung lagi," kata Istiono di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (7/01/2020).
Ia mengatakan, sementara belum ada solusi jangka panjang guna mengurai banjir di jalan tol. Namun, pihaknya sementara memunyai solusi jangka pendek seperti menerapkan pengalihan jalur kendaraan.
“Untuk tindakan cepat, akan ada pengalihan kalau ke Rambutan melalui Kapuk biar bisa ke Tanggerang," katanya.
Istiono menambahkan, Kilometer 24 di ruas Tol Elevated masih menjadi masalah. Sebabnya, di lokasi tersebut tengah berlangsung proses pembangunan LRT dan MRT.
Ia menyebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan pengelola dan kontraktor pembangunan tersebut guna mencari solusi. Misalnya, melakukan perbaikan di Kilometer 143 dan 26.
"Bajir itu ada juga di jalan tol KM 136, 26, dan 24 karena gorong-gorong tak dapat menampung air banyak. Tapi, gorong-gorong di KM 134 dan 26 sudah diperbaiki," imbuh dia.
Baca Juga: Banjir Jakarta 2020: Jalan Tol Ikut Tergenang, Begini Kata Pengamat
Berita Terkait
-
Enam Hari Usai Banjir, Jumlah Pengungsi di Jakarta Mencapai 697 Jiwa
-
Berbenah Mobil Usai Banjir Jakarta 2020, Daihatsu Siapkan Diskon
-
5 Hits Otomotif Pagi: Skutik Nostalgia Ria Irawan, Rantis Atasi Bencana
-
1001 Club dan Atlet PB Exist Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Kalideres
-
Sukarelawan Bantu Banjir Jakarta, Ganjar: Semoga Kemarahan Dapat Direduksi
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus
-
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Langsung Hubungi Dirut BPJS Soal Biaya Perawatan
-
Koalisi Sipil Kritik Draf RUU HAM, Sebut Ada Pasal Karet hingga Ancam Independensi Komnas HAM
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas