Suara.com - Saibun Sinaga ayah dari Reynhard Sinaga mengatakan vonis hukuman yang diterima anaknya telah sesuai dengan kejahatannya.
"Kami menerima putusan. Hukumannya sesuai dengan kejahatannya (Reynhard Sinaga). Saya tidak ingin membahas kasus ini lebih jauh," kata Saibun Sinaga dikutip dari BBC, Rabu (8/1/2020).
Berdasarkan keterangan Polisi Greater Manchester, Reynhard Sinaga telah dihukum seumur hidup karena melakukan 136 perkosaan dan pelanggaran seksual terhadap 48 pria muda selama dua setengah tahun.
Polisi dalam hal ini masih meyakini jika Reynhard Sinaga mungkin telah menyerang setidaknya 195 pria dalam periode yang lebih lama.
Reynhard Sinaga memikat para korbannya untuk berkunjung ke apartemennya di pusat kota Manchester dengan kedok sebagai orang Samaria yang baik sebelum membius mereka dan menyerang mereka setelah mereka pingsan.
Kepolisian setempat mengatakan, pada hari Selasa kemarin telah menerima banyak panggilan pelaporan dari para korban Reynhard Sinaga.
Panggilan telepon itu tak hanya berasal dari para korban Reynhard Sinaga tetapi dari beberapa korban yang mengalami pelecehan seksual di masa kecil.
"Di kantor saya ada orang yang menelepon yang tidak secara langsung dipengaruhi oleh kasus khusus ini, tetapi adalah orang-orang yang telah mengalami pelecehan seksual, mungkin bahkan di masa kanak-kanak, merasa bahwa sekarang adalah waktu untuk berbicara," kata Duncan Craig, kepala eksekutif amal Survivors Manchester.
Craig seorang terapis terlatih mengatakan, para lelaki yang dilecehkan oleh Sinaga akan merasa lega setelah kedok Reynhard Sinaga dibongkar.
Baca Juga: Kisah Lengkap Reynhard Sinaga, Predator Seksual Setan Asal Depok
Polisi Greater Manchester mengatakan, siapa pun yang memiliki informasi yang berkaitan dengan Reynhard Sinaga dapat menghubungi 0800 092 0410 (panggilan dari Inggris) atau 020 7158 0124 (panggilan internasional) atau membuat laporan online.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Di Tengah Sorotan Ekonomi, Prabowo Minta Rosan Buka Data Masuknya Investasi Asing ke Indonesia
-
Sentil Polri di Kasus Roy Suryo, Henri Subiakto Sebut UU ITE Dipakai Tutupi Isu Ijazah Jokowi
-
Di Tengah Gelombang Kritik, Prabowo Sebut Investasi Asing ke Indonesia Terus Mengalir
-
Henri Subiakto Sebut Pasal yang Menjerat Roy Suryo Tak Masuk Akal, Status P21 Dipertanyakan
-
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Segera Ditandatangani, Teheran Beri Sinyal Berbeda
-
Apa Itu Restitusi? Wamen PPPA Tegaskan Korban Bullying Berhak Dapat Ganti Rugi
-
Bangun Spiritualitas Warga Jawa Barat, KDM Prioritaskan Bangun Tajuk di Lingkungan
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?