Suara.com - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (8/1/2020). KPK masih melakukan pemeriksaan dan menyita sejumlah barang milik Wahyu.
Sementara itu, ada staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto yang kabarnya juga ikut ditangkap KPK.
Berikut 5 berita populer yang dihimpun Suara.com pada Kamis (9/1/2020).
1. Rumah Dinas Wahyu Setiawan Disegel KPK
Pemeriksaan terhadap Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang dijaring lembaga antirasuah tengah berlangsung. Tidak hanya kantornya, rumah dinas milik Wahyu juga disegel.
Hal ini diungkap oleh Komisioner KPU Ilham Saputra. Ia mengaku sudah mendapatkan info mengenai penyegelan tempat tinggal Wahyu di kawasan Jalan Siaga, Pejaten, Jakarta Selatan.
2. Staf Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Ditangkap KPK? Ini Kata Djarot
Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat menyakan belum tahu dengan kabar adanya staf Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang ditangkap KPK. Dia pun akan mencari tahu.
Baca Juga: Lewat Film, Nadiem Makarim Ingin Indonesia Tampil di Panggung Dunia
Sebelumnya, politikus Partai Demokrat Andi Arief menyebut-nyebut staf Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dalam kaitannya dengan operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.
3. Coast Guard China Bawa Senjata di Natuna, Kepala Bakamla: Kita Pakai Keris
Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) Laksamana Madya Achmad Taufiqoerrochman mengatakan, kapal coast guard China membawa senjata di perairan Natuna. Sementara Indonesia tidak bersenjata.
Hal ini disampaikan Taufiqoerrochman saat hadir sebagai narasumber dalam acara Mata Najwa bertajuk "Ada China di Natuna" yang tayang di Trans 7, Rabu (9/1/2020) malam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara