Suara.com - Remaja berinisial MS (17) ditangkap polisi setelah melakukan prank pocong di Gowa, Sulawesi Selatan. Aksinya membuat sejumlah warga resah karena terkejut ada ‘pocong’.
“Sempat membuat warga yang melintas pada ketakutan,” ujar Kasubag Humas Polres Gowa AKP M Tambunan kepada KabarMakassar.com—jaringan Suara.com, Minggu (19/1/2020).
“Dia pakai pakaian putih-putih mirip pocong karena beralasan mau bikin video. Namun, saat diintrogasi, ternyata pelaku sengaja untuk menakuti para warga yang melintas di jalan.”
Menurut Tambunan, MS mendapat iming-iming uang untuk melakukan prank membuat video pocong atas permintaan temannya.
“Terduga pelaku mengakui bahwa prank pocong yang dilakukan atas permintaan rekannya dengan bayaran Rp 20.000 untuk pembuatan video dengan durasi 2 menit,” tambah Tambunan.
Terduga pelaku melakukan aksinya dengan cara duduk di pinggir jalan sambil berpakaian ala pocong.
“Di situ banyak warga yang terkejut. Jadi dia ini bikin resah,” sambung Tambunan.
Muhammad MS sendiri saat ini masih berada di Polres Gowa. Kain putih serta tali rapiah hijau turut diamankan sebagai barang bukti.
“Sejauh ini terduga pelaku sifatnya masih diamankan, karena belum ada korban yang membuat laporan polisi,” kata Tambunan.
Baca Juga: Sempat Sumpah Pocong, Mursam Tewas Dibunuh karena Dituding Dukun Santet
Untuk diketahui, MS melakukan prank pocong di dekat bundaran Samata, Jalan Mustafa Daeng Bunga, sekitar pukul 02.00 WITA dini hari tadi.
Akibatnya, pelaku langsung diamankan ke Polres Gowa oleh satuan Patmor Sabhara Polres Gowa sambil berpakaian pocong.
Berita Terkait
-
Dibayar Rp 20 Ribu untuk Jadi Pocong, Remaja di Gowa Malah Ditangkap Polisi
-
PRT Tewas Diduga Dibunuh, Polisi Buru Suami Nur Aini
-
Kisah Nabila dan Nadya, Si Kembar yang Bertemu Setelah 16 Tahun Terpisah
-
Tak Punya Uang, Bandar Narkoba Sewa PSK dan Bayar Pakai Sabu
-
Dikira Prank, Ternyata Indar Jaya Benar-benar Tenggelam dan Tewas
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?