Suara.com - Ombudsman RI akan membentuk tim guna menginvestigasi persoalan di PT Asuransi Jiwasraya, PT Asabri, dan PT Taspen. Tim investigasi dibentuk menyusul ditemukannya kejanggalan di tiga perusahaan milik BUMN tersebut.
Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai mengungkapkan kejanggalan tersebut ditemukan berdasar hasil kajian awal yang dilakukan pihaknya terhadap persoalan di PT Asuransi Jiwasraya, PT Asabri, dan PT Taspen.
"Setelah hasil kajian kita memang banyak yang aneh-aneh, itu investasinya ke mana?," kata Amzulian di Kantor Kemenkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (21/1/2020).
Amzulian menyampaikan pihaknya telah menggelar rapat pleno terkait pembentukan tim investigasi.
Hasil rapat tersebut menetapkan Komisioner Ombudsman RI Alamsyah Siregar untuk memimpin tim investigasi PT Asuransi Jiwasraya, PT Asabri, dan PT Taspen.
Menurut Amzulian dalam waktu dekat ini tim investigasi akan segera mengundang sejumlah pihak terkait guna dimintai keterangannya. Salah satunya yakni pihak dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Kami nanti akan undang para pihak termasuk OJK dan seterusnya ya,” katanya.
Amzulian pun menyayangkan atas adanya persoalan yang terjadi di tiga perusahaan asuransi milik BUMN.
Menurutnya, akibat persoalan itu secara tidak langsung telah menghilangkan kepercayaan publik terhadap perusahaan asuransi berplat merah.
Baca Juga: Belum Usai Jiwasraya dan Asabri, DPR Dipusingkan Bumiputera Hingga Taspen
"Padahal mestinya dibangun mereka memiliki asuransi, sekarang orang malah kapok berasuransi padahal ini sangat potensial," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan
-
Habiburokhman Sebut Pernyataan Abraham Samad Soal Reformasi Polri Salah Kaprah
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing