Suara.com - Partai Berkarya mempersilakan pada KPK untuk memproses kasus dugaan korupsi pengadaan Alquran yang diduga melibatkan kader partai yang diketuai Tommy Soeharto.
Ketua DPP Partai Berkarya Andi Badaruddin Picunang mengatakan jika Sekjen Berkarya Priyo Budi Santoso dan Ketua DPP Berkarya Vasco Ruseimy yang disebut-sebut terbukti melakukan korupsi maka akan dipecat.
"Agar kasus ini segera tuntas dan tidak berlarut-larut jadi gorengan politik yang pastinya merugikan Partai Berkarya," kata Andi saat dihubungi wartawan, Jumat (24/1/2020)
Partai Berkarya kata Andi, saat ini tengah melakukan bersih-bersih kader yangd diduga memiliki rekam jejak buruk. Hal itu dilakukan dalam menghadapi pelaksanaan Pilkada 2020 dan Pemilihan Presiden 2024.
Dengan begitu Partai Berkarya pun bersikap menaati proses hukum yang dijalankan KPK.
Lebih lanjut, Andi mengatakan apabila Vasco dan Priyo terlibat dalam kasus korupsi pengadaan Alquran tersebut, maka dengan tegas Partai Berkarya meminta kepada keduanya untuk meninggalkan partai.
"Kami juga meminta yang bersangkutan (Priyo dan Vasco) bila terlibat agar melepas embel-embel Partai Berkarya segera, karena sangat mengganggu wibawa partai," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa