Suara.com - Polisi telah membongkar kasus penusukan Aiptu EL anggota Polsek Ilir Barat I Palembang yang diduga dilakukan komplotan bandit yang kerap beraksi memalak para sopir truk lintas Sumatra di kawasan perempatan lampu merah Jalan Macan Lindungan akses Jembatan Musi II Palembang-Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi menyampaikan, satu tersangka yang ditangkap adalah Ron yang masih berusia 18 tahun. Polisi meringkus pemuda tersebut di lokasi persembunyiannya di Desa Talang Beton, Kabupaten Pali, Senin (27/1/2020) kemarin.
Dari penyidikan sementara, tersangka Ron kerap beraksi dengan anggota keluarga lainya untuk memalak para sopir lintas Sumatra tersebut. Polisi pun lebih dulu meringkus beberapa anggota keluarga Ron dalam kasus yang sama.
"Tersangka Ron ini merupakan pemain lama melakukan aksi kejahatan bersama beberapa saudaranya memalak sopir truk lintas Sumatera ketika berada di jalan kawasan Macan Lindungan Palembang," kata Supardi seperti dilansir dari Antara, Selasa (28/1/2020).
Tersangka Ron masih ada hubungan keluarga dengan Apr dan MH yang ditangkap di rumahnya tidak jauh dari lokasi aksi kejahatannya setelah aksinya itu viral pada akhir September 2019 lalu.
Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata tersangka masih ada hubungan keluarga dan masuk dalam satu kartu keluarga (KK) dengan dua pemalak yang telah ditangkap sebelumnya.
Pelaku MH ditangkap akhir September 2019 lalu bersama rekannya Fad, kemudian tersangka Ron ditangkap karena melakukan aksi kejahatan bersama rekannya Apr pada 17 Desember 2019 yang menyebabkan Aiptu EL mengalami luka tusuk di perut saat akan melakukan penangkapan terhadap kedua tersangka.
"Pelaku Apr, ditangkap saat memukuli Aiptu EL dan pelaku Ron sempat kabur setelah melakukan penusukan kepada anggota polisi yang akan menangkapnya," ujarnya.
Lebih dari satu bulan polisi melakukan perburuan, Ron akhirnya ditangkap tim Subdit Jatanras bersama Satreskrim Polrestabes Palembang dan Satreskrim Polres Pali di Desa Talang Beton, Kabupaten Pali.
Baca Juga: Polisi Ditusuk saat Lerai Duel di Acara Pernikahan Keluarganya
Supardi menyampaikan, polisi terpaksa melumpuhkan tersangka Ron dengan timah panas di bagian kaki kanannya lantaran dianggap melawan saat disergap.
Sementara tersangka Ron kepada wartawan mengakui perbuatannya melakukan aksi pemalakan terhadap sopir truk dan menusuk anggota polisi saat akan ditangkap.
"Setelah melakukan aksi kejahatan dan penusukan, saya kabur ke Sekayu dan Desa Talang Beton tempat persembunyian terakhir. Saya tidak tahu kalau yang ditusuk anggota polisi karena tidak berpakaian seragam," kata dia.
Berita Terkait
-
Buntut Cekcok Mulut, Suami Tikam Istri Berkali-kali di Bekasi
-
Pria Bersenjata Mengamuk di Jalanan, 8 Orang Kena Tusuk
-
Diduga Dibegal, Driver Ojol Tewas Ditusuk di Sukabumi
-
Coba Tengahi Ribut Jalanan, Anggota Komunitas Motor Sukabumi Kritis Ditusuk
-
Modus Cuci Mobil, Waspadai Aksi Palak di Objek Wisata Cipanas Jelang Nataru
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!