Suara.com - Beredar video membludaknya pasien yang diduga terjangkit virus corona penuhi rumah sakit Wuhan, China. Para pasien rela mengantre panjang untuk mendapat perawatan dari tenaga medis.
Salah satunya, video itu dibagikan oleh akun Twitter @RFA_Chinese belum lama ini. Dalam rekaman tersebut, tampak sejumlah pasien yang memakai jaket dan masker memadati rumah sakit.
Mereka tak hanya memenuhi bagian dalam ruang perawatan namun juga di bagian luar rumah sakit. Sebagian dari mereka bahkan rela membawa kursi plastik sebagai tempat duduk untuk mengantre di lorong rumah sakit.
Para pasien menunggu giliran untuk mendapat perawatan dari staf medis hingga rela menghabiskan waktu lama. Mereka terlihat tertunduk atau menyibukkan diri dengan bermain ponsel sembari menunggu antrean.
Dikutip dari laman Dailymail Rabu (29/1/2020), Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei menjadi tempat pertama ditemukannya virus corona.
Kota tersebut memiliki 11 juta penduduk dan telah dikarantina sejak wabah virus corona menyebar ke sejumlah wilayah.
Terkini, dilaporkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) penyebaran virus corona terus bertambah ke 14 negara dengan jumlah yang melonjak hampir dua kli lipat dibandin hari sebelumnya sebanyak 2.789 menjadi 4.593 kasus positif.
Hingga Senin (28/1/2020), sebanyak 4.537 kasus positif virus corona terjadi di China dengan 976 di antaranya dalam kondisi kritis, 106 meninggal dunia, dan 6.973 orang lainnya diduga terjangkit virus tersebut.
Sementara kasus positif virus corona di luar China bertambah dibandingkan hari sebelumnya dari 37 kasus di 11 negara menjadi 56 kasus di 14 negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku