Suara.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memastikan, ratusan warga negara Indonesia yang akan dievakuasi keluar dari Wuhan China dalam kondisi yang sehat dan bebas dari virus corona.
Hal itu disampaikan Retno saat acara pelepasan tim evakuasi WNI di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, Tangerang, Sabtu (1/2/2020).
"Kami berada di tempat ini untuk melepas tim penjemput saudara-saudara kita yang Alhamdulillah dalam kondisi sehat untuk keluar dari Wuhan dan tempat lain di Provinsi Hubei," ujar Retno di ruang VIP Bandara Soetta.
Retno menyebut seluruh WNI yang dijemput sudah menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan. Total warga Indonesia yang dijemput adalah 250 orang termasuk 5 orang tim kesehatan yang sudah bertugas sejak kemarin.
"Sebelum keberangkatan mereka, serangkaian kesehatan dilakukan sekali lagi untuk memastikan mereka dalam kondisi sehat," katanya.
Menteri Kesehatan Terawan juga menyatakan pihaknya sudah melakukan screening dan hearing untuk memastikan kondisi WNI yang masih terolisir di China akibat wabah virus corona.
Meski dinyatakan kondisi sehat, akan dilakukan lagi transit observasi sesuai protokol World Health Organization (WHO) dalam menjemput warga dari daerah wabah penyakit.
"Tentu saja itu membutuhkan protokol mengobservasi yang sehat bukan orang yang sakit. Kami akan terus memantau memeriksa dengan disiplin," katanya.
Sebelumnya, Pemerintah telah melepas tim evakuasi yang ditugaskan untuk mengevakuasi para WNI yang masih terjebak di China.
Baca Juga: Gara-Gara Virus Corona, Industri Pariwisata China Rugi Hampir 2 Triliun
Tim yang terdiri dari unsur TNI, Kemenlu dan Kemenkes itu berjumlah 42 orang.
Kepada para anggota tim, Menlu Retno meminta agar seluruhnya semangat melakukan tugas dan menjaga kesehatannya.
"Ini pesan saya yang akan berangkat tetap semangat semua dari kita harus semangat dan kita harus sehat," ujar Retno.
Berita Terkait
-
Lepas Tim Evakuasi WNI ke China, Menlu Retno: Selamat Jalan Teman-teman
-
WNI dari Wuhan yang Dievakuasi ke Batam Wajib Kenakan Baju Mirip Astronot
-
Menlu, Menkes hingga Panglima TNI Akan Lepas Tim Evakuasi WNI ke Wuhan
-
Kepala BNPB Bantah Pemerintah Mau Karatina WNI yang Dijemput dari China
-
Bantu Evakuasi WNI, Prajurit Marinir Diminta Tak Lengah Hadapi Virus Corona
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?