Suara.com - Kabar duka atas meninggalnya Salahuddin Wahid atau Gus Sholah membuat ratusan pelayat langsung memenuhi kediaman atau rumah duka di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.
Pantauan Suara.com, ratusan pelayat baik dari jamaah Nahdlatul Ulama maupun warga sekitar sudah memadati rumah duka. Tampak Banser dan aparat kepolisian sudah bersiaga di sejumlah titik jalan yang menuju rumah duka menunggu kedatangan jenazah Gus Sholah.
Hingga pukul 23.40 WIB, berdasarkan panyauan di lokasi sejumlah tokoh juga sudah hadir, di antaranya Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Emha Ainun Nadjib atau Cak Nun, mantan Menteri Agama Lukman Hakim Siafuddin, Sinta Wahid dan Yenny Wahid.
Bacaan doa serta dzikit juga terus dilantunkan oleh para jamaah yang sudah berada di rumah duka.
Sebelumnya, Salahuddin Wahid atau Gus Sholah meninggal dunia. Gus Sholah meninggal dunia pada, Minggu (2/2/2020) pukul 20.55 WIB.
Hal itu terkonfirmasi di akun twitter anak Gus Sholah, Irfan Asy'ari Sudirman Wahid atau Irfan Wahid @irfanwahid.
"Gus Sholah baru saja wafat, pada pukul 20.55 WIB. Mohon dimaafkan seluruh kesalahan. Allahummaghfirlahu warhamhu wa’afihi wa’fuanhu," tulis Irfan Wahid.
Sebelumnya, Gus Sholah kritis. Hal tersebut diketahui melalui postingan foto pada akun Instagram Irfan Wahid (Ipang Wahid). Irfan yang merupakan putra dari Gus Sholah mengunggah sebuah foto dirinya dengan ayahanda. Dalam keterangan foto tersebut, Irfan memberi kabar kritis sekaligus meminta doa untuk kesembuhan Gus Sholah.
Baca Juga: Gus Sholah Beri Nasihat Santun, Bawa Tebu Ireng Jadi Pesantren Toleransi
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter