Suara.com - Konten yang mengklaim cairan Dettol Antiseptik bisa membunuh virus corona beredar di media sosial. Informasi tersebut seketika menggemparkan khalayak dunia di tengah wabah virus corona.
Salah satunya dibagikan oleh akun Facebook Jade Wild pada 28 Januari 2020. Ia membagikan foto bagian belakang kemasan Dettol Antiseptik yang menunjukkan tulisan "Cold virus (Human Coronavirus anda RSV).
Foto itu lantas disertai narasi yang berbunyi seperti berikut.
Worried about contracting coronavirus? Get ya self a bottle of dettol. A very drunk Richar Wild discovered this last night (Khawatir tertular virus corona? Ambilah sebotol dettol. Pemabuk menemukan ini tadi malam --Red)
Lantas benarkah cairan Dettol Antiseptik dapat membunuh virus corona?
Penjelasan
Hasil penelusuran turnbackhoax.id --jaringan Suara.com, unggahan tersebut tidak benar. Hal itu didasarkan oleh pendapat sejumlah ahli.
Memang benar kemasan Dettol Antiseptik menunjukkan salah satu keuntungan produk yakni membunuh virus corona karena mengandung bahan aktif chloroxylenol. Namun, strain virus tersebut beda dengan virus corona yang muncul di Wuhan, China.
Virus corona yang kekinian mewabah berjenis 2019 n-CoV. Seusai namanya, virus tersebut baru diidentifikasi pada akhir 2019 lalu.
Baca Juga: Kemenhub Akan Hitung Dampak Ekonomi Akibat Larangan Terbang Indonesia-China
Dikutip dari laman Daily Mail, seorang peneliti senior dari University of Southampton, Michael Head menegaskan belum pernah dilakukan uji klinis mengenai Dettol bisa membunuh virus corona.
"Saya rasa Dettol belum pernah diujicobakan langsung untuk mengatasi 2019-nCoV. Dan yang diklaim oleh pihak pabrikan, adalah benefitnya untuk membunuh berbagai jenis mikroba. Bukan secara spesifik menyebutkan 2019 n-CoV," ungkapnya.
Senada dengan hal itu, pakar lain Jonathan Stoye dari Francis Crick Institute mengatakan bahwa virus corona yang disebutkan dalam kemasan Dettol harus diperjelas jenisnya. Virus itu umumnya dikaitkan dengan gejala flu biasa.
"Virus yang ditemukan di Wuhan ini, adalah salah satu jenis dari beberapa jenis virus corona," ucapnya.
Lebih lanjut, Produsen Dettol RB pun telah mengklarifikasi pihaknya tidak pernah mengelurkan pernyataan Dettol Antiseptik mampu menangkal 2019 n-CoV.
Kesimpulan
Unggahan Dettol Antiseptik bisa membunuh virus corona palsu lantaran memuat informasi menyesatkan. Unggahan tersebut masuk dalam kategori Misleading Content.
Faktanya, salah satu khasiat Dettol mampu membasmi virus corona namun bukan yang berjenis 2019 n-CoV, seperti yang muncul di Wuhan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
Kepercayaan Publik ke Polri Tembus 82,4 Persen, Sari Yuliati: Hasil Kerja Nyata dan Konsistensi
-
Pilih Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta, Zulhas: Artis Itu Kreatif dan Kerjanya Produktif
-
HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
-
Malam Minggu Spesial di Bundaran HI: Warga Rayakan HUT Jakarta ke-499 Sambil Nonton Konser
-
Soroti Ketimpangan Distribusi MBG, Garuda Institute Dorong BGN Perkuat Akurasi Sasaran
-
Taruna Akmil Masuk Sekolah Rakyat, Amnesty Khawatir Siswa Jadi Korban Militerisasi Pendidikan
-
Resmi! Zulhas Lantik Uya Kuya Pimpin PAN Jakarta Gantikan Eko Patrio
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Kemenhan Akui 32 Peserta Hamil Sempat Ikut Latsarmil SPPI, Akhirnya Dipulangkan
-
Gempa Pacitan Terasa hingga Yogyakarta, KAI Sempat Hentikan Perjalanan Kereta