Suara.com - Muncul sebuah petisi yang meminta agar Polda Sumatra Barat untuk membebaskan seorang PSK berinisial NN digerebek oleh anggota DPR RI Andre Rosiade di sebuah hotel bintang lima di Kota Padang, beberapa waktu lalu.
Sejak kasus itu bergulir hingga membuat heboh publik, petisi itu kini telah ditandatangani 470 orang dari target 500 penandatanganan.
Petisi itu dibuat oleh Jaringan Peduli Perempuan Sumatra Barat.
Mereka mengajak masyarakat untuk ikut menandatangani petisi yang tercantum pada situs www.change.org.
"Kami atas nama Jaringan Peduli Perempuan Sumatera Barat meminta Kepolisian Daerah Sumatera Barat untuk membebaskan NN. NN adalah korban dan kami semua mendukungnya," demikian tertulis pada petisi yang berjudul Bebaskan NN, Kami Bersama.
Dari pantauan Suara.com, mulanya petisi itu ditargetkan mendapatkan tanda tangan dari 100 orang setelah 15 jam ditayangkan.
Namun, karena banyaknya dukungan dari masyarakat, petisi itu telah ditandatangani 470 dari target 500 orang pada Kamis (6/2/2020) pukul 17.00 WIB.
Diketahui, nama Andre Rosiade sedang disorot publik lantaran disebut-sebut merekayasa kasus penggerebekan terhadap PSK berinisial NN di Kota Padang, beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Satake Stefanus Budi Setianto mengatakan bahwa terungkapnya kasus prostitusi daring itu berkat adanya laporan dari Andre Rosiade.
Baca Juga: Dugaan Andre Rosiade Jebak PSK NN, MKD DPR Tunggu Masyarakat Mengadu
Berdasarkan keterangan pers yang diterima oleh Covesia--jaringan Suara.com dari Stefanus, Andre Rosiade memancing dan memesan PSK dengan masuk melalui akun temannya atas nama Rio.
Andre Rosiade, kata Stefanus, ingin membuktikan bahwa di Kota Padang banyak terjadi prostitusi daring.
Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar itu, kata Stefanus, ingin membuka mata Pemerintah Kota Padang dan DPRD Sumbar agar tidak membiarkan polisi bekerja sendiri, melainkan harus bisa bekerja sama.
"Andre ini ingin ikut serta memberantas maksiat tersebut. Ia memancing dan memesan pekerja seks komersial dengan masuk ke aplikasi MiChat melalui akun temannya. Ia pun melakukan transaksi dan disepakati harga Rp 800.000 di salah satu hotel di Kota Padang," kata dia.
Sejauh ini, lelaki yang sempat bersama NN saat digerebek di Kamar 606 juga masih misterius. Polisi hanya menetapkan NN dan mucikari berinisial AS sebagai tersangka.
Dalam skandal penggerebekan ini, NN sempat membeberkan kronologi saat dirinya ditangkap. Saat menceritakan peristiwa penangkapan itu, dalam sesi wawancarai dengan Covesia.com di Mapolda Sumbar pada Senin (3/2/2020), NN sampai menitikan air mata.
Berita Terkait
-
Diburu! Pemakai Jasa PSK yang Digerebek Andre Gerindra Berpeluang Jadi TSK
-
4 Hal yang Masih Jadi Misteri di Skandal Andre Rosiade Gerebek PSK
-
Ahli Agama Bakal Dilibatkan di Kasus PSK NN yang Digerebek Andre Rosiade
-
Andre Protes Namanya Ada di Struk Reservasi, Pengusaha Hotel Siap Buka Data
-
Gerindra Mau Tanya Andre Rosiade: Mimpi dari Mana Punya Ide Gerebek PSK?
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan