Suara.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan wanita berinisial T diduga menjadi korban upaya penculikan oleh oknum sopir, GrabCar.
Yusri menyampaikan bahwa korban rencananya akan melaporkan kejadian tersebut ke polisi hari ini.
Menurut Yusri laporan tersebut akan disampaikan T menyusul cerita upaya penculikan yang dilakukan oknum GrabCar itu viral di media sosial.
"Hari ini yang bersangkutan akan membuat laporan polisi. Memang sedang ditunggu di sini karena memang ini sudah viral di media sosial," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).
Berkenaan dengan itu, Yusri pun menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menyelidiki ada atau tidaknya dugaan tindak pidana dibalik rencana pelaporan yang akan diajukan oleh T. Jika ditemukan, maka pihaknya pun akan segera menindaklanjuti laporan korban dugaan upaya penculikan oknum GrabCar tersebut.
"Nanti akan kami coba gelarkan, apakah memenuhi unsur-unsur pidana yang dipersangkakan di sini. Apakah sudah terjadi tindak pidana atau apa, nanti kami tunggu," katanya.
Sebelumnya, jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan cerita milik akun Twitter @mllerasya. Pemilik akun itu menceritakan kisah sahabatnya yang diduga hendak menjadi korban penculikan oknum sopir GrabCar.
Melalui akun Twitter miliknya @mllerasya membagikan sebuah tangkapan layar stories Instagram milik akun @tiannnwu. Akun Instagram @tiannnwu menjelaskan terkait pengalamannya saat menggunakan layanan jasa transportasi GrabCar.
Mulanya @tiannnwu menceritakan bahwa dirinya memesan GrabCar untuk dua lokasi tujuan, yakni kantornya yang terletak di kawasan Dharmawangsa dan ICE BSD.
Baca Juga: Lelaki Ini Culik Bocah Demi Fee Proyek Cepat Diberi Sang Ayah
Hanya saja, dalam perjalanan oknum pengemudi GrabCar itu tidak mengantarnya ke lokasi tujuan. Justru, membawanya masuk ke jalan Tol arah Merak.
Korban pun sempat mengingatkan sang pengemudi GrabCar. Hanya saja sang pengemudi tak menghiraukannya.
Korban yang merasa khawatir itu pun akhirnya menggunakan layanan emergency call yang tersedia di aplikasi Grab. Hingga akhirnya terhubung dengan call center Grab.
Kemudian, pihak aplikator Grab pun segera mengirim satuan petugas (Satgas) ke lokasi. Oknum pengemudi GrabCar itu pun merasa panik hingga akhirnya sang korban pun diturunkan di pinggir jalan Tol.
Berita Terkait
-
Anak Karen Idol Tewas di Apartemen, Polisi Periksa Arya Satria Hari Ini
-
Salah Beritakan Foto Banjir, Admin TMC Polda Metro Cuma Kena Sanksi Teguran
-
ABG Kecanduan Game Online Tusuk Ibu Kandung, Polisi Cari Ponsel Tersangka
-
Jual Kokain ke Pengacara, Pemain Film Nanie Darham Dicokok Polisi
-
Akun TMC Dituduh Sebar Hoaks Banjir, Polda: Admin Tak Teliti Info Masuk
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Berangkat Dari Kalimantan, Om Basri Siap Hadapi Penyidik Polda Sulsel
-
4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
-
Mengenal Kecanggihan Honda NX500 Motor Crossover Terbaru Pengganti CB500X
-
Qatar Ungkap Kemajuan Negosiasi AS-Iran, Harga Minyak Dunia Anjlok 4 Persen
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU