Suara.com - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengklaim pihaknya telah memberikan sanksi berupa teguran terhadap admin akun Twitter @TMCPoldaMetroJaya yang sempat menjadi sasaran warganet lantaran dianggap menyebarkan berita hoaks di media sosial soal banjir.
Sanksi tersebut diberikan lantaran admin tersebut tidak teliti hingga menyebarkan informasi yang salah terkait banjir di Jalan R.E Martadinata, Jakarta Utara.
Yusri menyampaikan bahwa saksi berupa teguran itu diberikan langsung oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kepada admin akun Twitter @TMCPoldaMetroJaya.
"Kami sudah sampaikan, tadi sudah dapat teguran langsung dari Direktur Lantas karena memang yang bertanggungjawab di bidang admin dari akun TMC ini terhadap yang bersangkutan," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (10/2/2020).
Menurut Yusri, akun Twitter @TMCPoldaMetroJaya pun telah menyampaikan permohonan maaf atas adanya kekeliruan informasi terkait banjir. Permohonan maaf itu disampaikan lewat pernyataan di Twitter.
"Karena memang telah terjadi ada kesalahan posting kemarin dan juga sudah dari TMC Polda Metro Jaya sudah minta maaf melalui media sosial Twitter juga yang ada, karena memang dipostingnya di Twitter," katanya.
Sebagaimana diketahui, unggahan akun Twitter @TMCPoldaMetro belakangan menuai sorotan lantaran dituding memuat informasi keliru soal banjir di Jalan R.E Martadinata, Jakarta Utara.
Bahkan, eks anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Marco Kusumawijaya turut memberi tanggapan melalui akun Twitter pribadinya.
Ia merespons cuitan warganet @berlianidris yang mempertanyakan kebenaran foto unggahan akun @TMCPoldaMetro.
Baca Juga: Akun TMC Dituduh Sebar Hoaks Banjir, Polda: Admin Tak Teliti Info Masuk
"Min, maaf tanya, apa betul yang mimin foto tu kali, jalannya nyempil di kanan?" tanya @berlianidris, seperti dikutip Suara.com, Senin (10/2/2020).
Menanggapi cuitan itu, Marco Kusumawijaya menerangkan bahwa jalan layang di Jalan R.E Martadinata memang berada di atas kanal air.
Menurut Marco, orang awam yang jarang melintasi kawasan tersebut dipastikan akan terkecoh lantaran tiang jalan layang juga ditancap dalam kanal, sehingga sulit dibedakan batas antara jalan dan sungai yang terendam banjir.
"Jalan layang itu memang di atas kanal air, tiangnya ditancap di dalam kanal air. Kalau orang tak pernah lewat sini, memang mudah tertipu," tulisnya.
Ia lantas mengatakan, unggahan akun @TMCPoldaMetro tak menutup kemungkinan memang sengaja dibagikan meski memuat informasi keliru.
Maka dari itu, ia mempertanyakan andil oknum provokator di balik unggahan foto tersebut.
Berita Terkait
-
ABG Kecanduan Game Online Tusuk Ibu Kandung, Polisi Cari Ponsel Tersangka
-
Jual Kokain ke Pengacara, Pemain Film Nanie Darham Dicokok Polisi
-
Akun TMC Dituduh Sebar Hoaks Banjir, Polda: Admin Tak Teliti Info Masuk
-
Banjir di Era Anies, Ruhut: Dulu Nggak Berjilid-jild Mirip Film Rambo
-
Eks TGUPP Anies: Akun TMC Polda Metro Kemasukan Provokator?
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Menkeu Purbaya Pastikan BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026: DPR Beri Tepuk Tangan!
-
Simalakama Plastik: Antara Lonjakan Harga dan Napas UMKM yang Sesak
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
Terkini
-
Mendagri Tito: Inflasi Bulanan 3 Daerah Terdampak Bencana Membaik
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Komitmen Pemda Percepat Penuntasan TBC
-
Soal Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Komisi I DPR RI Jadwalkan Pemanggilan Menhan
-
ASEAN IP Office Leaders Retreat AWGIPC, Perkuat Arah Implementasi Rencana Aksi KI ASEAN 2026-2030
-
Draf Gencatan Senjata AS-Iran Beredar, Selat Hormuz Jadi Kunci Kesepakatan
-
Jadi Saksi di Sidang Noel, Direktur PT BSK Ngaku Bayar Rp100 Juta per Tahun untuk Sertifikat K3
-
Perang Memanas! Trump Bakal Pakai Uang Pajak Warga AS Demi Proyek Mercusuar
-
Trump Ancam Iran Jadi Neraka Dunia, Pengamat UGM: Kalau Terlalu Berisik, Biasanya Tak Serius
-
Punya Nyali! Pemerintah Kuasai Kembali Tanah Negara dari Pihak Lain Demi Bangun Hunian Rakyat
-
Respons Iran Usai AS dan Isarel Ancam Tingkatkan Serangan, Selat Bab el Mandeb Berpotensi Ditutup