"Kelompok Peter Daszak dan Shi selama delapan tahun telah menjebak kelelawar di gua-gua sekitar China untuk mencicipi kotoran dan darah mereka dari virus. Mereka mencicipi lebih dari 10.000 kelelawar dan 2.000 spesies lainnya".
Selain itu, Ebright menuding, kelompok tersebut telah menemukan sekira 500 virus corona, di mana 50 diantaranya mendekati virus SARS, termasuk RaTG13 yang diambil dari sampel kotoran kelelawar. Spesies itu dikumpulkan dalam gua yang berada di Moglang, Yunnan pada 2013.
Di lain pihak, tudingan Ebright tersebut mendapat bantahan Daszak yang merupakan ahli ekologi penyakit di EcoHealth Alliance.
Ia menyebut, banyak praduga yang muncul setiap penyakit baru ditemukan.
"Saya berharap, sekali kita mengambil sampel di wilayah Cina Selatan dan Cina Tengah, kita akan menemukan banyak virus lain dan beberapa dari mereka akan lebih mirip ke 2019-nCoV".
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM
-
Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa
-
Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut
-
Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang
-
Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19
-
Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps
-
Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli
-
Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir
-
Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani