Suara.com - PT Harfit International, selaku produsen furniture di kawasan Rawa Terate, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, resah dengan kehadiran tujuh kucing liar yang kerap merusak hasil produksi.
Perwakilan dari perusahaan kemudian menghubungi petugas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Provinsi DKI Jakarta. Mereka berharap kucing pengganggu itu bisa segera dievakuasi.
"Kucing liar ini sering masuk ke ruang produksi dan sudah beberapa kali merusak hasil produksi seperti meja dan sofa," kata Kepala Seksi Operasional Damkar Jakarta Timur, Gatot Sulaeman di Jakarta, Rabu (12/2/2020).
Pabrik yang terletak di Kawasan Industri Pulo Gadung (KIP) itu merasa risih dan resah dengan perilaku kucing yang kerap merugikan produksi perusahaan.
Selain mengakibatkan barang produksi rusak, kata Gatot, kucing lokal tersebut juga kerap membuang kotorannya secara sembarangan di lingkungan pabrik.
"Manajemen perusahaan mengeluhkan permasalahan itu ke pengelola PT JIEP," katanya.
Pengelola PT JIEP atas nama Yana menghubungi petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur pada pukul 11.45 WIB. Kemudian sebanyak empat personel Damkar dikerahkan menuju PT Harfit International.
"Sebanyak tujuh ekor kucing berhasil kami evakuasi hingga pukul 12.30 WIB," katanya.
Kucing-kucing tersebut rencananya diserahkan kepada petugas penangkaran hewan liar di kawasan Jakarta Timur untuk dirawat. (Antara)
Baca Juga: Tercyduk! Penampakan Kucing Bermasker Ini Bikin Salfok
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Lahan Sengketa di Tanah Abang, Ahli Waris Pakai Verponding Lawan Kementerian PKP
-
Perkuat Pengawasan Orang Asing di Bali, Imigrasi Kukuhkan Satgas Patroli Dharma Dewata
-
Jenderal Pakistan ke Teheran, Negosiasi AS dan Iran Berpotensi Berlanjut
-
Tragis! Gagal Salip Bus, Pemotor di Jakarta Barat Tewas Terlindas di Flyover Pesing
-
Zulhas Pastikan Stok Beras Aman hingga 2027 Meski Ada Ancaman El Nino Godzilla
-
Respons Arahan Presiden, BGN Segera Operasikan 900 SPPG untuk Jangkau Daerah Terpencil
-
Tentara Angkatan Laut Bunuh Istri Sendiri, Mayatnya Disimpan di Kulkas
-
Harga Plastik Melejit, Zulhas Dorong Transisi ke Kemasan Ramah Lingkungan
-
Iran Sebut Blokade AS di Selat Hormuz Bisa Ganggu Gencatan Senjata
-
Cari Sensasi Berujung Jeruji: 3 'Bang Jago' Tawuran di Taman Sari Diciduk, Satu Pelaku Positif Sabu!