Suara.com - Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno membagikan pengalamannya saat naik pesawat Garuda Indonesia, belum lama ini.
Ia mendapat kompensasi sebesar Rp 100 ribu lantaran layar televisi di tempat duduknya mati sepanjang perjalanan.
Kala itu, Sandiaga menumpang pesawat Garuda Indonesia GA 696, tujuan Kendari ke Jakarta.
Sandiaga membagikan cerita ini melalui video pendek di akun Instagram pribadinya, Senin (11/2/2020).
"Saat di pesawat dari Kendari menuju Jakarta, TV di kursi saya tidak berfungsi. Karena ketidaknyamanan ini, pihak maskapai yakni Garuda Indonesia memberikan kompensasi sebesar Rp 100 ribu," tulis Sandiaga, seperti dikutip Suara.com, Selasa (12/2).
Mendapat layanan tersebut, Sandiaga pun mengucapkan terima kasih. Baginya, kompensasi yang didapat dari Garuda adalah sebuah rezeki.
"Luar biasa servicenya. Lumayan buat beli kopi. Maju terus BUMN kita, maju terus Garuda Indonesia. Terus tingkatkan lagi kepuasan masyarakat. Sukses!," lanjutnya.
Sementara dari video yang dibagikan, Sandiaga terlihat memamerkan uang Rp 100.000 dari Garuda.
Tak lama, seorang karyawan dari maskapai penerbangan tersebut menyampaikan permohonan maaf katas ketidaknyamanan yang terjadi selaman penerbangan, kepada Sandiaga.
Baca Juga: Jordi Mestre: Barcelona Harus Pulangkan Neymar
"Kami memohoan maaf atas ketidaknyamanannya Pak, kami sudah berusaha dari teknisi kami, tapi waktu tidak memungkinkan," ucap pegawai tersebut.
"Tidak apa-apa, yang penting selamat," timpal Sandiaga.
Kontan saja, unggahan Sandiaga Uno memantik perhatian warganet. Sejak dibagikan, unggahan tersebut telah disaksikan lebih dari 381 ribu kali.
Banyak warganet yang justru memberikan komentar bernada sindiran seperti berikutt.
"Itu sih karna bapak sahabatnya Menteri BUMN," kata @yoghiesya.
"Bang Sandi mah 100 Rb, cuma buat beli permen...wkwkw...santuy," kata @van.setiawan_07.
"Halus kali kata-kata Bapak, Garuda panik," celoteh @zxexcioozxx_.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!