Suara.com - Virus corona Wuhan (COVID-19) telah membunuh 1.380 orang dengan lebih dari 60 ribu kasus di seluruh dunia. Para lansia pun tak terhindar dari wabah ini. Seperti pasangan lansia yang videonya viral di media sosial berikut ini. Kakek-nenek ini merupakan pasien virus corona. Sikap sang kakek kepada istrinya bikin warganet terenyuh.
Video pasangan lansia ini diunggah oleh akun media sosial resmi People Daily, China pada Rabu (12/2/2020).
Rekaman berdurasi 18 detik itu telah mendapatkan lebih dari 685 retweet dan 3 ribu likes, pada Sabtu (15/2/2020). Bahkan video tersebut sudah disaksikan oleh warganet lebih dari 119 ribu kali.
Video itu memperlihatkan seorang pria yang didiagnosis virus corona tampak sangat perhatian dengan istrinya yang terbaring di tempat tidur.
Pria itu memegang infus, menyuapi makanan dan minuman kepada istrinya, yang juga seorang pasien virus corona.
Dalam unggahannya, People Daily menulis, "Aku akan mencintaimu selamanya, setiap hari selamanya."
"Seorang pria berusia 87 tahun yang didiagnosis dengan COVID19 memegang botol infus untuk mengunjungi istrinya, juga seorang Pasien COVID19, dari bangsal sebelah dan dengan sabar memberinya air dan makanan. Semoga Anda segera pulih!" imbuhnya.
Rata-rata warganet memuji sikap sang kakek yang sangat perhatian pada istrinya. Seperti komentar yang ditulis oleh @christinevirgo0.
"Apa pun yang terjadi, mereka akan bersama. Cinta seperti itu tidak akan pernah terputus. Doa untuk China," tulisnya.
Baca Juga: Muhammadiyah Protes Sekolahnya Akan Ditutup Ganjar Pranowo karena Bully
"Saya harap keduanya cepat pulih," komentar dari @Ualhalla.
Namun warganet lain ada yang curiga, lantaran sang kakek tidak memakai masker.
Jumlah Korban Virus Corona Terus Melonjak
Jumlah korban tewas akibat wabah virus corona jenis baru COVID-19 di Provinsi Hubei Cina bertambah sebanyak 116, menjadikan total korban tewas di provinsi itu 1.380 orang sampai Jumat (14/2/2020) kemarin.
Adanya 4.823 kasus baru di Hubei, yang menjadikan jumlah total infeksi virus corona COVID-19 di provinsi ini mencapai 55.748 kasus dengan lebih dari 80 persen kasus baru terjadi di Wuhan.
Pejabat China pada hari Jumat (14/02) mengatakan total ada 5.090 kasus baru di seluruh Cina daratan.
Berita Terkait
-
7 Warga Malang Eks Karantina Corona Natuna Diminta Hidup Bersih
-
WNI eks Wuhan di Natuna Dipulangkan dengan Upacara Adat Tepung Tawar
-
Update: Virus Corona Bunuh 1.380 Orang, Diperkirakan Terus Melonjak
-
Kesehatan WNI eks Wuhan dari Karantina Corona di Natuna Akan Terus Dipantau
-
Pulang dari Natuna, WNI eks Wuhan Sudah Dikasih Tiket Pesawat
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
Rekayasa Lalin MRT Glodok-Kota Dimulai 10 Januari, Simak Rutenya
-
Said Iqbal Bongkar 'Janji Manis' KDM Soal Upah: Katanya Tak Ubah Rekomendasi, Faktanya Malah Dicoret
-
Mayoritas Publik Tolak Pilkada Lewat DPRD, Golkar: Mungkin Yang Dibayangkan Pilkada Model Orba
-
Jaksa Sebut Nadiem dan Pengacaranya Galau: Seolah Penegakan Hukum Tak Berdasarkan Keadilan
-
Sebut Politik Dinamis, Dede Yusuf Ungkap Alasan Demokrat 'Lirik' Pilkada Lewat DPRD
-
Perpendek Rentang Kendali, Pakar Usulkan Polri Dibagi Dua Wilayah: Barat dan Timur
-
Mengais Harapan dengan Kursi Roda: Logistik di Dapur Darurat Pasca-Banjir Aceh
-
Penerima MBG Tembus 55,1 Juta Orang, Kemenkes Perketat Awasi SPPG
-
Subsidi Dipangkas, Pemprov DKI Jamin Tarif Transjakarta hingga MRT Tak Bakal Melejit di 2026
-
Bidik Manipulasi Foto Asusila via Grok AI, Bareskrim: Deepfake Bisa Dipidana