Suara.com - Polisi berhasil membekuk Bayu, seorang pejambret yang kerap beraksi di Tanjungpinang. Kebanyakan korbannya adalah emak-emak dan nenek-nenek. Kekinian tersangka Bayu sudah beraksi di 16 lokasi.
Seperti diberitakan Batamnews.co.id - jaringan Suara.com, seorang wanita 62 tahun yang menajdi korban terpaksa dilarikan ke rumah sakit karena terjatuh usai menjadi korban pelaku jambret di Kelurahan Melayu Kota Piring, Kecamatan Tanjungpinang Timur.
Kanit Reskrim Polsek Tanjungpinang Timur, Ipda Oni Chandra mengatakan pelaku ditangkap petugas saat berada di rumah temannya di wilayah Kabupaten Bintan, Sabtu (15/2/2020) lalu.
"Pelaku terakhir melakukan penjambretan pada dua lokasi, pertama di daerah Melayu Kota Piring dan Jalan Anggrek Merah, Batu Lima, Tanjungpinang," kata Oni Chandra, Selasa (18/2/2020).
Berdasarkan keterangan korban ke polisi, pelaku awalnya berpura-pura membeli rokok dengan mengikuti targetnya.
"Pelaku ini pura-pura membeli rokok, setelah korban berbalik badan pelaku langsung menarik kalung korban dan korban pun terjatuh," kata Oni.
Setelah itu, kata Oni, pada Sabtu (15/2/2020) pelaku kembali beraksi menjambret tas nenek-nenek yang baru pulang kondangan di Jalan Anggrek Merah.
"Didalam tas itu berisikan uang senilai Rp 400 ribu dan satu unit handphone. Korban keduanya nenek-nenek," jelasnya.
Kepada polisi tersangka mengakui sudah beraksi 16 kali sejak 2019.
Baca Juga: Raffi Ahmad Ikhlas Koper Mahal Istrinya Dicuri Maling di Bandara Turki
"Uang hasil jambret itu digunakan pelaku untuk bermain judi dadu di Kabupaten Bintan," ujar Kanit Reskrim, Ipda Oni.
Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dijerat pasal 365 dan 363 tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman maksimal 9 tahun penjara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!