News / Metropolitan
Selasa, 03 Maret 2020 | 18:59 WIB
Ilustrasi Anies Baswedan. (Suara.com/Iqbal Asaputro)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menyatakan ibu kota tengah dalam situasi genting setelah terjadi penularan virus corona (Covid-19). Hal ini juga berdampak pada kegiatan belajar mengajar di sekolah Jakarta.

Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengeluarkan surat edaran yang isinya mengimbau agar para siswa mengurangi kegiatan di luar sekolah saat jam belajar mengajar berlangsung. Pengumuman ini bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan terhadap virus ini.

“Menghindari kegiatan di keramaian yang tidak bermanfaat, membatasi aktivitas warga sekolah di luar lingkungan sekolah,” ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana dalam suratnya, Selasa (3/2/2020).

Dalam surat bernomor 16/SE/2020 itu, Nahdiana juga meminta agar murid lebih memperhatikan kondisi tubuhnya. Jika sedang dalam kondisi kurang sehat, maka disarankan agar istirahat di rumah.

“Mengimbau warga sekolah yang sakit untuk beristirahat di rumah,” jelasnya.

Ia juga meminta agar para siswa menerapkan pola hidup sehat dengan menjaga makanannya. Kebersihan tangan dan tubuh juga dikatakannya harus diperhatikan.

“Menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih sehat,” pungkasnya.

Berikut surat edaran Disdik tersebut:

  1. Melakukan sosialisasi tentang gejala, tanda, dan cara pencegahan penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) kepada seluruh guru, karyawan, peserta didik, orangtua peserta didik, dan pengelola pendidikan formal dan nonformal.
  2. Mengimbau kepada warga sekolah untuk banyak berdoa, tetap tenang, dan menjaga kesehatan dengan menerapkan Pola Hidup Bersih Sehat seperti: cuci tangan menggunakan sabun, mengkonsumsi makanan dengan menu bergizi dan berimbang, melakukan aktivitas fisik seperti biasa dan istirahat cukup.
  3. Menghindari kegiatan di keramaian yang tidak bermanfaat, membatasi aktivitas warga sekolah di luar lingkungan sekolah dan mengimbau warga sekolah yang sakit untuk beristirahat di rumah serta menjaga lingkungan tempat kerja tetap bersih dan higienis.
  4. Melakukan koordinasi secara berkala dengan puskesmas/rumah sakit terdekat dan jika ditemukan warga sekolah yang terindikasi gejala demam disertai batuk, pilek, sakit tenggorokan, sesak nafas, segera melaporkan ke puskesmas/rumah sakit terdekat.
  5. Melaporkan kondisi perkembangan sekolah secara berkala dan berjenjang melalui https://disdik.jakarta.go.id/index.php. nomor telepon 021-39504052.

Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.

Baca Juga: Ruben Onsu Khawatir dengan Ayu Ting Ting Terkait Virus Corona

Load More