Suara.com - Menyusul munculnya kasus Virus Corona yang menginfeksi dua warga Kota Depok, Pemerintah Indonesia akan menunda pemberian insentif pariwisata.
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (3/3/2020).
"Ditunda, di-review dulu," ujarnya.
Meski begitu, Wishnutama tak menjelaskan secara terperinci waktu penundaan pemberian insentif pariwisata. Namun penundaan pemberian insentif pariwisata hingga kasus virus corona selesai.
Tak hanya itu, Wishnutama menyebut penundaan pemberian insentif juga berlaku kepada wisatawan mancanegara yang akan berlibur ke Indonesia.
"Sampai lebih jelas lagi kondisinya," tuturnya.
Sebelumnya, Pemerintah berencana memberikan insentif fiskal bagi sektor pariwisata Tanah Air, yang terkena dampak penyebaran Virus Corona.
Insentif tersebut bakal diberikan dalam bentuk diskon atau penurunan harga tiket pesawat terbang mulai dari 30 persen sampai 40 persen untuk penerbangan ke 10 destinasi wisata di Indonesia.
Baca Juga: Bantu Genjot Pariwisata Imbas Corona, Garuda Beri Diskon Tiket Pesawat
Berita Terkait
-
Bantu Genjot Pariwisata Imbas Corona, Garuda Beri Diskon Tiket Pesawat
-
Akibat COVID-19, Bursa Pariwisata Terbesar di Dunia Dibatalkan
-
Dampak Virus Corona, Jokowi Minta Sektor Pariwisata Digenjot
-
Genjot Pariwisata di Tengah Virus Corona, Pemerintah Akan Beri Diskon
-
Virus Corona Hantam Industri Pariwisata, Ini Kata Angela Tanoesoedibjo
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan