Suara.com - Seorang anak di Inggris mengalami perundungan di sekolah setelah ibunya secara keliru diduga terkena virus corona.
Seperti yang diwartakan Daily Mirror, murid tersebut mengalami perundungan yang mengerikan setelah ibunya salah diidentifikasi telah terinfeksi virus corona.
Perundungan itu bermula ketika pihak SMA Hilbre di Wirral memberi tahu orang tua murid untuk segera melakukan tindakan pencegahan.
Pengumuman ini dilakukan karena sekolah mendapat kabar bahwa salah satu orang tua telah dinyatakan positif terkena virus dan seorang siswa sedang mengisolasi diri.
Sekolah tersebut mengatakan bahwa "orang tua yang terinfeksi" pernah muncul di sekolah.
The Times melaporkan, klaim tersebut keliru karena ternyata suspek corona yang dimaksud adalah kerabat dari si murid tersebut, bukan orang tuanya.
Bocah tersebut diduga telah mengalami kontak dengan kerabat yang terinfeksi sebelum datang ke sekolah pada hari Senin.
Namun, koreksi dari sekolah dianggap sudah terlambat karena bocah tersebut terlanjur menjadi sasaran perundungan.
Sang ibu mengatakan, "Dia tidak memerlukan ini dan saya harus melindunginya beserta keluarga kami."
Baca Juga: Tidur Cukup Bisa Cegah Virus Corona? Simak Nih Penjelasan Dokter
Ibunya berkata, "Dia tidak tinggal dengan kerabat yang terinfeksi tersebut"
Meski Pusat Kesehatan Inggris telah mengizinkan bocah tersebut untuk masuk sekolah, namun perundungan tetap terjadi.
Si Ibu memutuskan untuk absen dari pekerjaannya demi menjaga sang anak yang belum dia izinkan untuk masuk sekolah.
Berita Terkait
-
Tidur Cukup Bisa Cegah Virus Corona? Simak Nih Penjelasan Dokter
-
Punya Bayi, Alasan Tarra Budiman Khawatir Penyebaran Virus Corona
-
Akibat Corona Covid-19, Warga Australia Timbun Tisu Toilet
-
Buka Identitas Pasien Corona, Wali Kota Depok: Dapat dari Medsos
-
Terkait Informasi Pasien Covid-19, Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Disebar?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan