Suara.com - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyambangi kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Cikeas, Bogor. Pertemuan antara keduanya juga turut dihadiri oleh para elite di masing-masing partai pada Kamis (5/3/2020) malam.
Waketum DPP Partai Golkar Bidang Media dan Opini Nurul Arifin dalam keterangannya menuliskan pertemuan tersebut tidak sekadar silaturahmi biasa, melainkan sekaligus membahas mengenai Omnibus Law serta Pilkada 2020.
Mengingat, Partai Demokrat dan Partai Golkar menjajaki koalisi dalam Pilkada 2020 di sejumlah daerah. Mengutip pernyataan SBY, Nurul mengatakan, Presiden ke-6 itu menyebut bahwa Demokrat dan Golkar tengah menyamakan frekuensi.
“Mari kita membangun kebersamaan untuk membangun negara kita. Pertemuan ini adalah pertemuan politik pertama antara Partai Demokrat dan Partai lain, juga sejak kehilangan orang yang paling saya cintai, yaitu Ibu Ani Yudhoyono," kata SBY seperti tertulis dalam keterangan yang dibuat Nurul.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan berujar, pertemuan antara SBY dan Airlangga berlangsung hangat dengan suguhan makanan dan minuman khas Cikeas.
"Kami mulai dengan makan malam bersama dengan menu sederhana kebiasaan di Cikeas, dilanjutkan kopi dan teh," kata Hinca melalui keterangan tertulis.
Serupa dengan Nurul, Hinca mengatakan pertemuan Partai Demokrat dan Partai Golkar juga berbicara mengenai politik.
Dikatakan Hinca, Airlangga dalam pertemuan tersebut juga sempat menceritakan pengalamannya bersama almarhum Ani Yudhoyono.
"Setiapkali kami bikin acara termasuk pameran batik di Kementerian Perindustrian, almarhum Ibu Ani selalu hadir dan memberi kami semangat luar biasa. Terima kasih Ibu Ani dan Pak SBY," kata Airlangga.
Baca Juga: Demokrat Tunggu Arahan SBY, Pilih Riza atau Nurmansyah Jadi Wagub DKI
Berita Terkait
-
Larang Keramaian di Tengah Corona, Anies Kasih Kasih Izin Kongres Demokrat
-
Jokowi Tunjuk Jubir Virus Corona, Demokrat: Penting, Tapi...
-
Ada 270 Pilkada 2020, Demokrat Targetkan Menang di 200 Daerah
-
Pilih Ketum Baru, DPD Golkar DKI Gelar Musda
-
Usul Bentuk Panja, Komisi III: Menkumham Sudah Semakin Pucat Soal Harun
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis