Suara.com - Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Didik Mukrianto menyoroti kebijakan Presiden Jokowi yang menunjuk juru bicara pemerintah terkait penanganan virus corona Covid-19.
Didik menilai, langkah Jokowi tersebut sudah tepat. Juru bicara terkait virus corona memang diperlukan pemerintah untuk menghindari penyebaran informasi simpang siur.
Pernyataan tersebut disampaikan Didik melalui cuitan di akun Twitter pribadinya @DidikMukrianto.
Ia menyertakan tautan artikel Merdeka.com berjudul "Demokrat Minta Jokowi Tiru SBY: Bentuk Komite Nasional Pengendalian Corona".
"Juru bicara memang dibutuhkan," tulis Didik seperti dikutip Suara.com, Rabu (4/3/2020).
Meski begitu, Didik mengatakan, pengangkatan jubir tidak akan berfungsi secara maksimal kalau tidak diimbagi upaya nyata pemerintah untuk mencegah dan mengantisipasi penyebaran virus corona.
"Namun yang utama & harus dilakukan pemerintah adalah membuat langkah cepat, strategis & tepat untuk melakukan pencegahan, pengobatan & antisipasi dini potensi penyebaran corona yang lebih luas," imbuhnya.
Langkah tersebut perlu dilakukan untuk menghindari epidemi virus corona yang kekinian mengancam Tanah Air
"Jangan sampai terjadi epidemi di Indonesia," kata Didik, memungkasi.
Baca Juga: Pasien RS Saiful Ainwar Malang Meninggal Dicurigai karena Virus Corona
Pemerintah Tunjuk Yurianto Jadi Jubir Penanganan Virus Corona di Indonesia
Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto ditunjuk sebagai Juru Bicara (Jubir) untuk penanganan virus corona (Covid-19).
Penunjukkan Achmad Yurianto sebagai Jubir penanganan corona menyusul dua WNI dinyatakan positif corona.
"Pemerintah juga telah tunjuk jubir resmi untuk penanganan Corona, yakni Dr Achmad Yurianto. Dia itu Sesditjen P2P Kemenkes," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (3/3).
Bey menuturkan, nantinya Yurianto akan menjawab pertanyaan terkait virus corona.
"Seandainya, kalau ada pertanyaan silakan ke Yurianto. Beliau ditunjuk resmi oleh pemerintah," katanya.
Catatan Redaksi: Jika Anda merasakan gejala batuk-batuk, demam, dan lainnya serta ingin mengetahui informasi yang benar soal virus corona Covid-19, sila hubungi Hotline Kemenkes 021-5210411 atau kontak ke nomor 081212123119.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia
-
Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran
-
Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite
-
Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas
-
Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta