Suara.com - Seorang peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Makassar tiba-tiba pingsan lantaran syok dirinya tak bisa mengikuti tes tersebut. Peserta CPNS asal Bulukumba berinisial EV tersebut pingsan di depan panitia registrasi karena telat mengikuti tes CPNS yang digelar di Asrama Haji Sudiang Makassar pada Jumat (6/3/2020)
EV diketahui terlambat beberapa detik untuk registrasi via online karena proses login di ruang ujian telah dimulai.
“Saya tidak tahu alasan apa yang mesti saya katakan sama mamaku nanti setelah tiba di rumah. Saya pasti kena marah kalau ketahuan saya gagal ikut tes karena terlambat,” katanya seperti dilansir Makassar Terkini-jaringan Suara.com.
EV ternyata bukan satu-satunya peserta yang telat. Menurut Kepala Sub Bagian Kepegawaian dan Hukum Kanwil Kemenag Sulsel Burhanuddin masih ada beberapa peserta lain yang juga terlambat mengikuti ujian CPNS. Lantaran itu, ia kembali mengingatkan peserta untuk selalu mengecek jadwal ujian via online.
“Mereka kurang tanggap. Mestinya cek baik-baik jadwal ujiannya. Dia ujian hari apa, tanggal berapa dan sesi keberapa,” katanya.
Dalam pelaksanaan Ujian Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) untuk menjaring CPNS Kementerian Agama Sulawesi Selatan, jumlah pelamar membludak dan tidak sebanding dengan kuota yang akan diterima. Meski begitu, tak menyurutkan semangat peserta ujian yang datang dari berbagai daerah, bahkan dari luar Provinsi Sulawesi Selatan.
Untuk diketahui, selama tiga hari pelaksanaan ujian, tercatat 7.500 peserta telah mengikuti CAT.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Prabowo Kumpulkan Eks Menlu: Apa Saja Poin Krusial Arah Politik Luar Negeri di Istana?
-
Partai Demokrat Desak Angka Ambang Batas Parlemen Dikecilkan, Herman Khaeron Ungkap Alasannya!
-
Temui Putra Mahkota Abu Dhabi, Megawati Kenalkan Pancasila sebagai Falsafah Pemersatu Bangsa
-
Saat Indonesia Jadi Pasar Rokok Terbesar ASEAN, Siapa Lindungi Generasi Muda?
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah