Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menambah lima lagi Rumah Sakit (RS) untuk menjadi rujukan dalam penanganan pasien terduga suspect Virus Corona (Covid-19). Diketahui untuk saat ini, Pemprov DKI baru memiliki tiga RS rujukan.
Kepala Bidang SDK Dinkes DKI Ani Ruspitawati mengatakan RS yang diajukan tersebut di antaranya RSUP Fatmawati, RSU Bhayangkara, RSAL Mintohardjo, RSUD Cengkareng dan RSUD Pasar Minggu. Sebelum penambahan, RS yang sudah menjadi rujukan merupakan RSPI Sulianti Saroso, RSPAD Gatot Soebroto dan RSUP Persahabatan.
"Sebagai bagian dari dinas kesehatan kami menyiapkan delapan rumah sakit rujukan yang akan menjadi rujukan kasus Covid-19," ujar Ani di Balai Kota, Jakarta Pusat pada Senin (9/3/2020).
Ani mengatakan, fasilitas untuk menangani suspect Corona telah dipenuhi delapan RS itu. Totalnya, 125 kamar isolasi telah disiapkan delapan RS itu.
"Dari delapan rumah sakit itu kita sudah menyiapkan 125 tempat tidur kamar isolasi," jelasnya.
Sementara, berdasarkan data terakhir, Ani mengemukakan, sebanyak 64 orang masih dalam pemantauan, sementara 298 orang lainnya telah selesai dipantau. Sehingga, total ODP (Orang Dalam Pemantauan) yang dilaporkan oleh fasilitas kesehatan di Jakarta sampai dengan tanggal 8 Maret 2020 adalah 362 orang.
Sedangkan, PDP (Pasien Dalam Pengawasan) yang telah selesai dirawat di RS sebanyak 70 orang, dengan 57 orang lagi masih dirawat di RS. Sehingga, total PDP yang dilaporkan oleh fasilitas kesehatan di Jakarta sampai dengan tanggal 8 Maret 2020 sebanyak 127 orang.
Diketahui, jumlah pasien positif Virus Corona di Indonesia bertambah menjadi 19 orang. Namun, pada Senin (9/3/2020) jumlahnya melonjak, bertambah 13 orang yang terinfeksi virus corona.
"Kami konfirmasi hingga hari ini pasien yang positif berjumlah 19 orang,” kata Juru Bicara Pemerintah untuk virus corona Achmad Yurianto di Istana Negara, Senin (9/3/2020).
Baca Juga: 2 Pasien di Bandung Diduga Kuat Positif Virus Corona
Data itu berdasarkan pembaruan data WNI terinfeksi Virus Corona yang berada di Indonesia hingga Senin (9/3/2020) pukul 17.00 WIB.
Sebelumnya, sudah ada enam pasien terinfeksi Virus Corona. Penamaan pasien itu berdasarkan penamaan pasien 1 sampai 6.
Berita Terkait
-
Positif Corona di Indonesia Jadi 19 Orang, Tagar #TergagapCorona Bergema
-
Dinkes Banten Bakal Tambah Empat Rumah Sakit untuk Rujukan Pasien Corona
-
Kehabisan Stok Masker, Rumah Sakit di Padang Bakal Impor dari Pakistan
-
Rumah Sakit Milik BUMN Diminta Siap Tampung Pasien Virus Corona
-
100 Rumah Sakit Rujukan Virus Corona di Indonesia dan 4 Berita Lainnya
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?