Suara.com - Eks Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak seluruh warga Indonesia untuk mengkarantina diri sendiri di rumah selama virus corona bru Covid-19 menyebar di Indonesia. Dengan karantina diri sendiri maka diyakini dapat mencegah penyebaran virus corona.
Hal itu disampaikan oleh Susi melalui akun Twitter miliknya @susipudjiastuti. Ia mengunggah sebuah video yang menampilkan dirinya sedang berada di atas papan paddle di tengah laut.
Mengawali videonya, Susi menyampaikan keprihatinannya atas menyebarnya virus corona di Indonesia dan telah ditetapkan sebagai pandemi global. Ia meminta warga Indonesia disiplin mengkarantina diri sendiri.
"Saya berharap kita semua melakukan disiplin untuk mengkarantina diri sendiri dan keluarga kita, tidak keluar ke keramaian, tidak banyak bertemu orang untuk sementara waktu saja," kata Susi seperti dikutip Suara.com, Sabtu (14/3/2020).
Susi meyakini bila karantina diri sendiri dilakukan dengan disiplin maka penyebaran virus corona bisa ditekan. Selama karantina diri di rumah untuk dua hingga empat pekan dapat digunakan untuk mendekatkan diri dengan keluarga di rumah.
Selain itu, Susi juga meminta untuk menjaga kebersihan dengan rajin mencuci tangan setiap melakukan berbagai aktivitas. Ia juga menyarankan untuk minum air putih yang banyak dan rajin berolahraga.
"Insyaallah kita tidak akan terkeda dampak corona covid-19 semoga kita semua melewati outbreak ini dengan selamat sehat walafiat," ungkapnya.
Berdasarkan informasi data real time Worldometers, Sabtu (14/3/2020) hingga pukul 03.25 GMT, total kasus positif Virus Corona Covid-19 di dunia mencapai 145.637 kasus. Sedangkan sebanyak 70.931 orang dinyatakan sembuh dan 5.416 orang meninggal dunia karena Corona Covid-19.
Virus ini telah menginfeksi di 139 negara di dunia, dengan 12 di antaranya adalah negara baru yang terinfeksi dan melaporkan kasus pertamanya.
Baca Juga: 193 Ekor Kelelawar Dimusnahkan, Sampelnya Mengandung Virus Beta Corona
Negara itu adalah Kenya, Guinea, Guadeloupe, Gabon, Etiopia, Pulau Cayman, Antigua dan Barbuda, Sudan, Venezuela, Aruba dan Kazakhstan.
Sementara itu di dalam negeri, Indonesia sudah menyatakan diri berperang dengan Corona Covid-19, mengingat angka terinfeksi terus bertambah sehingga warganet, Sabtu (14/3/2020), menggaungkan tagar #LockDownIndonesia yang trending topic di Twitter.
Bagaimana tidak khawatir, dari 34 kasus positif, dalam sehari kasus bertambah 35 kasus, sehingga total kasus positif mencapai 69 kasus.
Bahkan di dalamnya terdapat 2 orang bayi yang juga ikut positif karena tertular dari kedua orang tuanya. Kabar baiknya ada 5 orang yang sudah dipulangkan dan dinyatakan sembuh dari Covid-19.
Mirisnya angka kematian juga bertambah 3 orang sehingga total kematian kasus Covid-19 di Indonesia ada sebanyak 4 orang.
Berita Terkait
-
Cegah Penularan Covid-19, Unpad Segera Terapkan Kuliah Jarak Jauh
-
Gegara Corona, Orang Amerika Sadar Cebok Pakai Air Lebih Bersih dari Tisu
-
Lama Tak Terlihat, Menhub Budi Karya Sumadi Ternyata Dirawat di RS
-
Virus Corona Meluas, Pemkot Semarang Setop CFD dan SCN
-
Virus Corona Menjalar, Anies Mulai Senin Tutup Semua Sekolah di Jakarta
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!
-
Mirip-mirip One Piece, Wibu Jogja Sebut Penguasa Saat Ini Menindas Rakyat Kecil
-
Sambil Menangis, Kepala BGN Ungkap Kekecewaan: Saya Tak Tega, Niat Baik Prabowo Dikhianati
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Komunitas Muratara Bernafas: Penertiban PETI Percuma Tanpa Penataan Wilayah dari Pemerintah
-
Peneliti UGM Pastikan Api di Rumah Sleman Bukan dari Gas Alam, Lalu Apa Pemantiknya?
-
Turun ke Posko dan SMAN 3 Semarang, Ahmad Luthfi Pastikan SPMB Jateng Berjalan Lancar