Suara.com - Sesosok mayat pria ditemukan tergeletak di depan Pasar Embrio, Kampung Makasar, Jakarta Timur, Rabu (18/3/2020) pagi tadi. Mayat pria tersebut diperkirakan berusia sekira 40 tahun.
Penemuan mayat tersebut sempat membuat geger pengunjung pasar karena sedang merebak virus Corona alias COVID-19.
Foto penemuan mayat pria yang tergeletak di jalan itu pun diunggah oleh akun Instagram @infojkt24. Terlihat beberapa pengunjung pasar menyaksikan mayat yang telah ditutupi kain warna putih tersebut.
Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur AKBP Hery Purnomo mengaku polisi telah menerima informasi terkait penemuan mayat pria tersebut.
Menurutnya, dari hasil penyelidikan sementara, penyebab tewasnya pria yang belum diketahui identitasnya itu diduga akibat sakit.
"Ya benar, diduga sakit," kata Hery saat dikonfirmasi, Rabu.
Hery lantas menyampaikan hingga kekinian pihaknya masih melakukan penyelidikan guna memastikan apa penyebab kematian pria tersebut. Hanya saja, kata dia, dari hasil olah tempat kejadian perkara ditemukan obat batuk hingga pernapasan.
"Ada aspirin, ada obat batuk, ada obat pernapasan," katanya.
Baca Juga: Pemain Asing Positif Corona, Liga China Tak Akan Bergulir Bulan Depan
Berita Terkait
-
Virus Corona Mengintai, Pemain Asing Persib Bandung Malah Liburan ke Bali
-
Cegah Corona, Wali Kota Kediri Minta Warganya yang Nikah Tak Gelar Resepsi
-
DKI Jakarta Catat Kasus Kematian Akibat Covid-19 Tertinggi di Indonesia
-
Mahfud MD Sebut Situasi Gelap Virus Corona Puncaknya di Bulan Puasa
-
Pemain Asing Positif Corona, Liga China Tak Akan Bergulir Bulan Depan
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM