Suara.com - Pemerintah Singapura mengumumkan seorang warga negara Indonesia (WNI) sebagai kasus positif virus corona baru atau Covid-19 ke-446 di negara tersebut.
WNI kasus ke-446 tersebut merupakan perempuan berusia 26 tahun pemegang izin long term pass.
Dia sekaligus menjadi kasus WNI ke-20 yang terinfeksi Covid-19 di Singapura hingga Senin (23/3/2020) hari ini berdasarkan data yang dihimpun Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).
“WNI itu memiliki riwayat perjalanan ke Inggris dan saat ini dirawat di NCID (National Centre for Infectious Diseases),” tulis KBRI melalui siaran pers, sebagaimana dilansir dari kantor berita Anadolu, Senin.
KBRI menyatakan ada 18 orang WNI yang masih menjalani perawatan di Singapura dengan rincian dua orang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) dan 16 orang dalam kondisi stabil.
Sementara itu, ada satu WNI yang telah dinyatakan sembuh dan satu orang lainnya meninggal dunia.
WNI yang meninggal merupaka pria berusia 64 tahun yang sempat dirawat dalam kondisi kritis pada pada 13 Maret 2020 setelah tiba di Singapura dari Indonesia pada hari yang sama. Dia dinyatakan positif Covid-19 pada 14 Maret 2020.
Menurut Kementerian Kesehatan Singapura, WNI ini mengalami komplikasi serius dan meninggal pada 21 Maret pukul 10.15 WIB.
Dia pernah dirawat di rumah sakit di Indonesia akibat pneumonia dan memiliki riwayat penyakit jantung.
Baca Juga: Singapura Larang Pendatang Asing Masuk dan Transit, Efektif Mulai Besok
Singapura telah mengonfirmasi 455 kasus Covid-19 hingga Minggu, 22 Maret 2020. Dari total kasus itu, 144 orang dinyatakan sembuh, dua orang meninggal, dan sisanya masih dalam perawatan.
Berita Terkait
-
Dokternya Positif Corona, Kanselir Jerman Angela Merkel Langsung Diisolasi
-
Perusahaan Batu Bara Sumbang Rp 20 Miliar ke Pemerintah untuk Lawan Corona
-
Buatan Dosen UGM, Bilik Antiseptik Otomatis Dipasang di Ditlantas Polda DIY
-
Di Tengah Wabah Virus Corona, Odion Ighalo Ogah Bicara Masa Depannya di MU
-
Positif Corona, Rudy Gobert Sempat Kehilangan Indera Penciuman
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
Terkini
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional
-
Polisi Turun Tangan Dalami Kasus Relawan Diteror Bangkai Anjing Tanpa Kepala di Aceh Tamiang
-
Adian Napitupulu Murka Ketua BEM UGM Diteror: Ini Kemunduran Demokrasi!