Suara.com - Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 mendapatkan bantuan senilai Rp 20 miliar dari PT Adaro Energy Tbk (Adaro). Bantuan dari perusahaan batu bara ini akan digunakan untuk keperluan pemerintah mengatasi Virus Corona atau COVID-19.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan Presiden Direktur Adaro Garibaldi Thohir dan perwakilan pemegang saham Adaro yaitu Michael William P Soeryadjaya, Aminuddin Nurdin dan Arditya Irawan kepada Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Doni Monardo.
Doni yang juga Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengatakan bantuan tersebut akan dialokasikan kepada tim medis dan pengadaan mobil untuk pasien Virus Corona atau COVID-19.
"Bantuan kepada gugus tugas sebesar Rp 20 miliar dan anggaran bantuan dana ini kita bagi Rp 5 miliar untuk kepentingan menyediakan mobil ambulans, Rp 15 miliar akan didedikasikan untuk tim yang bertanggungjawab memberikan bantuan logistik dan bantuan obat-obatan vitamin kepada para dokter perawat dan tenaga kesehatan lainnya," kata Doni di Kantor BNPB, Jakarta Timur, Senin (23/3/2020).
Presiden Direktur Adaro Garibaldi Thohir menyebut, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat ataupun pengusaha untuk bersama membantu pemerintah untuk melawan pandemi Virus Corona.
"Inilah waktunya kita bersama-sama solid bersatu. Kita jangan saling berwacana saja tapi ini lah saat kita action, dan saya yakin kepada BNPB selaku gugus tugas terdepan," ucap Garibaldi Thohir.
Untuk diketahui, hingga Minggu (22/3/2020), total pasien positif corona di Indonesia sudah mencapai 514 orang, 48 meninggal dunia, 29 sembuh.
Berita Terkait
-
Satu Hari 1000 Unit, Anies Sebut Bantuan 40 Ribu APD Cukup untuk 40 Hari
-
DKI Darurat Corona, Pekerja: Jalanan Jakarta Sepi Mirip Lebaran
-
Langka dan Mahal, RSUD Moewardi Inisiatif Produksi 'Baju Astronot' Sendiri
-
Gegara Virus Corona, Lelaki Ini Lakukan Aksi Manis di Panti Jompo
-
Sudah Didistribusikan Pusat, DKI Jakarta Kebagian 40 Ribu APD
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel
Terkini
-
Satu Warga Abu Dhabi Tewas, Uni Emirat Arab Ancam Balas Serangan Iran
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Kenapa Pakistan Deklarasikan Perang ke Afghanistan? Ini 5 Faktanya
-
BGN Tegaskan Info Pembukaan PPPK Tahap 3 Hoaks, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
-
KPK Soroti Mobil Dinas Rp 8,5 M Gubernur Kaltim, Ingatkan Risiko Korupsi Pengadaan
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Parade Harmoni Imlek Nusantara 2026 Digelar Sore Ini, Cek Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
-
'Labbaik Ya Hussein', TV Iran Siarkan Lagu Perang, Siap Balas Serangan AS dan Israel