Suara.com - Sebuah lift di gedung bertingkat dilengkapi tusuk gigi untuk memencet tombol. Para pengunjung jadi tak perlu bersusah payah memencet tombol menggunakan jari tangan langsung sehingga dapat meminimalisasi penyebaran virus corona.
Sebuah video yang viral di Twitter memperlihatkan rekaman berisi seorang pengunjung yang tengah menjajal fasilitas tersebut.
Tampak dalam video, seorang pengguna lift mengambil tusuk gigi yang telah disediakan di sekitar area tombol lift.
"Ini video ramai banget yang komenin. Sampai sekarang gue enggak tahu itu di mana dan videonya punya siapa soalnya gue dapet dari video WA keluarga," tulis @apathoni pengguna Twitter yang mengunggah video.
Dalam video berdurasi 25 detik itu, si pengguna lift memang terlihat mengoperasikan lift memakai tusuk gigi.
Caranya dengan mengambil tusuk gigi yang sudah disediakan di sekitar tombol, lalu memencet tombol yang ada dengan tusuk gigi tersebut.
Tak hanya itu, setelah digunakan, tusuk gigi harus langsung dibuang ke dalam kotak yang juga telah disediakan.
Dalam rekaman tersebut, tampak poster pencegahan virus corona juga ditempel di dalam lift.
Meski telah ditonton oleh 134 ribu warganet di Twitter, namun video tersebut rupanya mendatangkan pro kontra.
Baca Juga: Rasanya Manis dan Lembut, Tisu Toilet Ini Ternyata Bisa Dimakan
Tak semua sepakat dengan ide tersebut. Beberapa bahkan mengatakan kalau ide tusuk gigi itu tetap beresiko menularkan virus seperti kata @putramelawi2.
"Waduh, siapa yang menjamin tusuk gigi yang terpasang di situ steril? Sudah lah, pakai jari yang dilapisi plastik atau tisu saja lebih aman," tulisnya.
Respons yang senada juga diungkapkan oleh akun @DenBagusDhewe.
"Apa jadinya kalau ada yang positif COVID-19 bersin deket tusuk gigi? Mending pakai ujung kunci mobil/motor, atau bahkan ujung bolpoint habis itu disemprot antiseptik ujungnya atau dilap tisu basah," tulisnya.
Hingga berita ini diunggah, belum diketahui lokasi gedung yang menyediakan tusuk gigi untuk memencet tombol lift tersebut.
Berita Terkait
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
-
Darurat Tsunami Digital, KPAI: 5 Juta Anak RI Akses Pornografi, 80 Ribu Terjerat Judi Online!
-
Pandemi Senyap 2026: Mengapa Anak Indonesia Kembali Diserang Campak?
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Friska, Lift Aneh, dan Lelaki Berbaju Hitam Pencari Gula Pasir
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
- 5 Rekomendasi Sepeda Roadbike Rp1 Jutaan, Cocok untuk Pemula hingga Harian
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal
-
Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!
-
Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia
-
Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo
-
Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya
-
Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045
-
Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional
-
Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!